BERITA BEKASI – Wakil Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago mengapresiasi respon cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi dalam menangani insiden kebakaran di wilayah Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu 1 April 2026.
Kesigapan, kata Delvin, petugas Damkar Kota Bekasi, menjadi faktor utama dan krusial dalam mencegah kobaran api meluas ke Kawasan Permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Patut kita apresiasi respon cepat petugas Damkar Kota Bekasi. Ini bukti kerja nyata dilapangan, sehingga api tidak menjalar semakin luas dan dampaknya bisa diminimalisir,” terang Delvin, Sabtu (4/4/2026).
Dikatakan Delvin, apabila penanganan dilakukan lambat, potensi kerugian dan dampak terhadap masyarakat bisa jauh lebih besar, mengingat lokasi kebakaran berada di area yang dekat dengan Permukiman padat penduduk.
“Dengan kejadian ini, perlunya evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan gudang, tempat penyimpanan, maupun fasilitas yang menyimpan bahan mudah terbakar di dekat lingkungan warga padat penduduk,” ucapnya.
Lebih jauh Delvin mengatakan, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera melakukan peninjauan kembali terhadap Tata Ruang Kota, Penataan Kawasan Industri, Pergudangan dan fasilitas berisiko tinggi harus memiliki jarak aman dari hunian warga.
“Pemkot Bekasi harus melihat kembali Tata Ruang Kota secara menyeluruh. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang, karena lemahnya pengawasan dan perencanaan Pemerintah Daerah,” ulasnya.
Delvin pun berharap, peristiwa kebakaran ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak agar lebih serius dalam mengantisipasi potensi bencana di Kawasan Perkotaan, terutama Permukiman padat penduduk.
“Peristiwa ini jangan sampai terulang kembali. Harus ada langkah konkret ke depan, baik dari sisi regulasi, pengawasan, maupun penataan wilayah. Pejabat terkait harus sering turun jangan nyaman dibelakang meja,” pungkasnya. (Roni)






