LFI Berencana Bakal Gelar Aksi Unjuk Rasa di BPN Kota Sukabumi

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Abi Kholil Asubki

Photo: Abi Kholil Asubki

BERITA SUKABUMI – Laskar Fisabililah Indonesia (LFI), merasa kecewa dengan pelayanan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Untuk itu, LFI pimpinan Abi Kholil Asubki berniat akan melaksanakan aksi unjuk rasa tepatnya pada tanggal 31 Maret 2026.

“Aksi unjuk rasa nanti dengan maksud dan tujuan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait pelayanan BPN Kota Sukabumi,” terang Abi.

Khususnya, kata Abi, dalam pengurusan sertifikat tanah yang hilang yang dinilai masih lambat, tidak transparan dan menyulitkan masyarakat.

“Aturan BPN saat ini dinilai masih memposisikan masyarakat sebagai pemohon yang dicurigai melalui syarat sumpah dan pengumuman media,” ujarnya.

Alih-alih memanfaatkan basis data digital internal BPN untuk memvalidasi kepemilikan secara instan dan efisien pelayanan BPN Kota Sukabumi malah semrawut.

“Birokrasi yang berbelit, serta kurangnya transparansi dan ketidakpastian waktu penyelesaian berkas,” tuturnya.

Meskipun BPN, sambung Abi, telah melakukan digitalisasi, beberapa kendala di lapangan masih saja sering terjadi, sehingga menyulitkan masyarakat.

Untuk itu LFI Menuntut:

  1. Mendesak BPN Kota Sukabumi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara profesional, cepat dan transparan.
  2. Menuntut kejelasan prosedur baik pembuatan sertifikat baru ataupun pengurusan sertifikat hilang.
  3. Mendesak BPN Kota Sukabumi untuk menghilangkan praktek-praktek yang merugikan masyarakat.
  4. Copot Kepala BPN Kota Sukabumi karena pelayanan yang amburadul dan tidak jelas, sehingga membingungkan masyarakat.
  5. Mendesak Kejaksaan untuk meng-audit BPN Kota Sukabumi.

Insya Allah kami akan melakukan aksi ke kantor BPN Kota Sukabumi dan melakukan pelaporan ke instansi terkait mengenai dugaan punglinya hingga aksi berjilid-jilid sampai Kepala BPN diganti,” pungkasnya (Eka Lesmana)

Berita Terkait

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi
Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”
Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:30 WIB

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB