WBP Lapas Narkotika Pematang Siantar Mahir Kerajinan Ecoprinting

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar

Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar

BERITA PEMATANG SIANTAR – Upaya pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut), semakin kreatif dan inovatif.

Kini, puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tengah asyik menekuni pelatihan ecoprinting, sebuah teknik pewarnaan kain yang ramah lingkungan dan kaya nilai seni.

Program ini diharapkan membuka peluang baru bagi WBP untuk berkreasi dan mandiri setelah kembali ketengah-tengah masyarakat.

Pelatihan ecoprinting ini membekali para WBP dengan keterampilan unik dalam menciptakan motif indah pada kain menggunakan bahan-bahan alami.

Setiap harinya, area pelatihan dipenuhi dengan dedaunan, bunga dan batang kayu yang dikumpulkan, siap untuk ditransfer ke media kain.

Dibawah bimbingan instruktur profesional, para WBP mempelajari seluruh proses ecoprinting, mulai dari pemilihan daun dan bunga, teknik mordanting (penguncian warna), proses steaming atau pengukusan, hingga perawatan hasil jadi.

“Ini adalah cara kami memberikan keterampilan yang tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap seni dan lingkungan,” ujar Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar,” terang Pujiono Slamet, Rabu (6/8/2025).

Ecoprinting memiliki nilai jual tinggi dan pasarnya terus berkembang, sangat cocok untuk mereka yang ingin memulai usaha mandiri,” sambungnya.

Lebih dari sekadar teknik, pelatihan ini juga menanamkan ketelitian, kesabaran, kreativitas dan kesadaran lingkungan.

Para WBP diajarkan bagaimana bereksperimen dengan berbagai jenis daun untuk menghasilkan pola dan warna yang berbeda, memahami karakteristik serat kain, serta mengelola limbah produksi secara bijak.

Mereka juga dilatih untuk berinovasi, menciptakan produk-produk seperti syal, tas, baju atau dekorasi rumah dengan sentuhan ecoprinting.

Dengan bekal keterampilan ecoprinting ini, Lapas Narkotika Pematang Siantar berharap para WBP memiliki alternatif mata pencarian yang etis dan berkelanjutan.

“Program ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas dalam menciptakan individu yang tidak hanya terlepas dari jerat narkoba, tetapi juga memiliki keahlian produktif dan siap berpartisipasi di tengah masyarakat,” pungkasnya. (M. Siregar)

Berita Terkait

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi
Darurat Kepemimpinan & Inkompetensi “Candu Birokrasi Kota Sukabumi”
Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:30 WIB

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB