Proyek BMSDA Kota Bekasi Ganggu Aktifitas, Ketua RW 06, Jalil: Ampun Apa Bae Ditulis!      

- Jurnalis

Kamis, 7 September 2023 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BERITA BEKASI – Ketua RW 06, wilayah Jalan Raya Keranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jalil, geram dengan adanya pemberitaan berjudul “Proyek BMSDA Bikin Aktifitas Warga Jatisampurna Terganggu” di salah satu media.

Kepada Matafakta.com, Jalil mengatakan, teman-teman sebagai pewarta harusnya menyajikan pemberitaan yang mengedukasi, bukan mencari-cari kesalahan pihak ketiga selaku kontraktor yang sudah mengerjakan proyek pengecoran diwilayahnya di Jalan Raya Kranggan.

“Mana ada si pekerjaan pengecoran jalan yang tidak menganggu ya sabar aja. Namanya jalan lagi di cor?. Jangan ada istilah di cor salah, ngak di cor juga salah. Jangan begitu,” kata Jalil ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (7/9/2023).

Diakui Jalil, memang sempat terjadi kesalahfahaman, tapi bukan keributan antar warga melainkan ada salah satu oknum petugas yang membuka sekatan jalan yang belum waktunya dibuka, karena khwatir kekerasan corannya belum belum kering maksimal.

“Sedikit ada kesalahan teknis wajar. Harusnya dibuka pukul 07.00 WIB pagi ditargetkan sekatan sudah bisa dibuka untuk dilalui pengendara. Namun karena ada keterlambatan pengiriman barang akhirnya waktu pekerjaan mundur dan terpaksa dibuka pukul 10.00 WIB,” ujarnya.

Disini saat ini, sambung Jalil, sudah tidak ada masalah wajar kalau urusan atau pekerjaan yang berkaitan dengan kepentingan umum pasti sedikit banyaknya ada saja kendala masalah, tapi bukan berarti pekerjaannya buruk dan sebagainya yang terkesan amburadul.

“Namanya masyarakat umum berkaitan dengan orang banyak ya begitu. Mana ada si suatu kebijakan atau pekerjaan yang berkaitan dengan kepentingan umum itu bisa memuaskan semua pihak, tapi semua sudah kondusif disini. Jadi jangan terlalu dilebih-lebihkan,” sindir Jalil.

Jalil menambahkan, dalam persoalan ini tidak ada maksud lain terlebih dengan pihak ketiga kontraktor yang sudah mengerjakan untuk memperbaiki lingkungan dari proyek Pemerintah yakni, BMSDA Kota Bekasi dan sudah sesuai ketentuan, namun malah diganggu dan dirusak namanya.

“Kita lagi memperbiki lingkungan tolonglah jangan diganggu. Warga disini berterima kasih sudah mendapatkan perhatian dari Pemerintah. Cuma 12 meter yang dicor, lagian apa bae pake ditulis,” pungkasnya dengan logat betawi. (Dhendi)

Berita Terkait

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP
Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri
Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai
KAMAKSI: Rakyat Butuh Lapangan Kerja, Bukan Bioskop di Desa
Soal Warung Suheni, Video Lama Diunggah Kembali Bakar Emosi Publik
Beberapa Anggota Dewan Diperiksa Perkara Korupsi NPCI Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:55 WIB

Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:35 WIB

Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB