Duet Anies Baswedan – Yenny Wahid Bisa Jadi Kandidat Terkuat

- Jurnalis

Minggu, 5 Februari 2023 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengamat IDD, Bambang Arianto (Tengah)

Foto: Pengamat IDD, Bambang Arianto (Tengah)

BERITA YOGYAKARTA – Pengamat politik Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta, Bambang Arianto menilai wacana duet Anies Baswedan dan Yenny Wahid bisa menjadi duet kandidat politik terkuat dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Dikatakan Bambang, Yenny Wahid merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal sebagai Ormas terbesar di Indonesia dengan basis massa terkuat terutama di wilayah Jawa Timur.

“Yenny Wahid juga merupakan sosok kaum muda yang sangat dekat dengan pemilih milenial,” terang Bambang kepada Matafakta.com, Minggu (5/2/2023).

Selain itu, Yenny Wahid juga sangat dekat dengan berbagai kelompok lintas agama yang kemudian membuat dirinya berbeda dengan figur politik lainnya.

Sementara, Anies Baswedan merupakan figur politik dari kaum muda yang pernah menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta serta memiliki basis massa terkuat pada kalangan Islam modern.

“Sosok Anies Baswedan juga sudah dapat dikatakan mewakili kaum nasionalis karena telah diusung oleh Partai Nasdem.

Menariknya lagi, lanjut Bambang, kedua figur politik muda tersebut tersebut sama-sama aktif menggunakan media sosial sehingga sangat dikenal oleh pemilih milenial.

“Tentulah kita paham bahwa pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang, pemilih milenial akan menjadi pemilih mayoritas yang sangat menentukan kemenangan dalam kontestasi politik 2024,” ujarnya.

Bambang menambahkan, besarnya potensi elektoral dari duet Anies Baswedan – Yenny Wahid harus segera dicermati oleh partai politik yang akan mengusung Anies Baswedan.

“Apalagi peta kontestasi Pilpres 2024 tidak ada yang dominan seperti pada Pemilu sebelumnya,” pungkas Bambang. (Nining)

Berita Terkait

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB