Diprediksi Dunia Akan Gelap, Tapi Tidak Berlaku Untuk Elit Penguasa

- Jurnalis

Kamis, 2 Februari 2023 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samuel F Silaen

Samuel F Silaen

BERITA JAKARTA – Ramai-ramai orang pintar dan hebat dunia memprediksi keadaan atau situasi dunia sedang menuju gelap, prediksi itu sedang bergentayangan didunia maya, tentu harus disikapi dengan baik tanpa harus menimbulkan prejudice yang berlebihan oleh semua kalangan elite. Sebab prediksi itu sudah di wahyu kan didalam kitab suci sejak ribuan tahun silam.

“Kekuatiran yang berlebihan dalam menyikapi maka akan memunculkan perasaan publik yang makin terguncang hebat. Sebab buat orang kecil yang berjuang ditengah himpitan ekonomi akan semakin mendera hidup masyarakat ditingkat grassroots semua kebutuhan hidup naik, sebaliknya hasil produksi petani harganya turun,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen, Kamis (2/2/2023).

Kalau dikaitkan dengan kondisi itu, kenapa pejabat publik yang digaji dengan uang rakyat dikorupsi oleh mereka-mereka yang memiliki kuasa untuk mengelolanya. Bukan malah takut kepada Allah SWT, malah korupsi makin menjadi- jadi. Padahal kalau wafat tak satupun bisa dibawa, tapi tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki,” ungkap aktivis Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) itu.

Menurut Silaen, keresahan dunia yang gelap ini harusnya dijadikan titik balik untuk berbuat baik dan jujur dalam mengelola anggaran (uang rakyat) yang sudah seharusnya diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia diberbagai daerah sesuai dengan peruntukannya.

“Tak ayal kondisi dunia yang tidak menentu itu justru tidak menjadi warning kepada para birokrasi yang menjadi pelayan rakyat. Sesungguhnya itulah tugas dan tanggung- jawab mereka yang memilih jalan hidup sebagai abdi negara (rakyat). Jangan berlagak sebaliknya,” tegas Alumni Lemhanas Pemuda 2009 itu.

Dunia yang makin tua iya, tapi jangan lagi dirampok serampangan tanpa melestarikannya. Lingkungan hidup rusak itu juga ulahnya manusia. Lalu kenapa manusia berlomba memperkosa alam tanpa memikirkan masa depan generasi yang akan datang. Semuanya aji mumpung, lantas siapa yang akan dipersalahkan kalau sudah begitu?.

“Harusnya dalam kondisi dunia yang diprediksi akan gelap itu, maka tindakan dan perilaku penguasa harusnya berubah menjadi baik, bukan sebaliknya makin aneh-aneh gitu. Disinilah letak tidak sinkron antara perkataan dengan perbuatan. Perkataannya menyeramkan seperti hanya terkesan menakut-nakuti, tapi prilaku dan tindakannya koruptif, ” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB