Ultimatum Transparansi Dana Hibah MUI Kabupaten Sukabumi

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BERITA SUKABUMI – Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) secara resmi menyatakan akan menggelar aksi besar bertajuk “Selamatkan MUI Kabupaten Sukabumi”.

Aksi ini merupakan bentuk perlawanan tegas terhadap dugaan penyimpangan dana hibah yang mencederai marwah lembaga keagamaan.

“JAN tidak akan tinggal diam melihat uang Negara dijadikan bancakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Kordinator JAN, Arip, Selasa (14/7/2026).

Gerakan ini, kata Arip, bukan sekadar imbauan, melainkan ultimatum. Berdasarkan prinsip Good Governance yang menuntut akuntabilitas mutlak.

“Kami menuntut transparansi total atas pengelolaan dana hibah. Sesuai UU Nomor: 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tegasnya.

Setiap rupiah lanjut Arip yang bersumber dari anggaran Negara wajib dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Tidak ada ruang untuk menutup-nutupi data!

“Bersihkan MUI dari oknum korup dan kami mendesak audit investigatif menyeluruh. Jika terbukti ada penyelewengan, kami menuntut penegakan hukum,” ujarnya.

Tentunya, sambung Arip, berdasarkan UU Nomor: 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor: 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tidak boleh ada toleransi bagi pelaku.

“Uang Negara adalah amanah rakyat. Menjadikannya sebagai ajang memperkaya diri adalah kejahatan serius terhadap moral dan hukum,” tuturnya.

Dikatakan Arip, JAN akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas agar marwah MUI kembali bersih dan bermartabat.

“Ini adalah peringatan keras. Kesabaran umat ada batasnya. Kami bergerak atas dasar kebenaran untuk membersihkan oknum-oknum yang telah menodai kesucian lembaga ini,” ulasnya.

Arip menegaskan, jangan coba-coba mengabaikan tuntutan rakyat. Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, bergerak dan memberikan dampak bagi perubahan.

“Aksi damai ini adalah awal dari perjuangan panjang kami untuk menyelamatkan integritas,” pungkasnya

Hingga berita ini di terbitkan belum ada keterengan secara resmi kapan aksi damai tersebut akan dilakukan. (Eka Lesmana)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB