BERITA BALI – Antrean kendaraan para pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, masih memadati Kawasan Pelabuhan hingga Minggu (15/3/2026) malam.
Para pemudik mulai mengeluhkan kelelahan setelah terjebak kemacetan panjang di jalur Denpasar-Gilimanuk selama berjam-jam.
Pantauan dilokasi, antrean kendaraan masih didominasi mobil pribadi, bus, serta truk pengangkut logistik.
Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua masih relatif sedikit dan diperkirakan akan meningkat menjelang tengah malam.
Kemacetan panjang terjadi sejak pagi hari dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 39 kilometer, mulai dari Kota Negara hingga Pelabuhan Gilimanuk.
Kemacetan parah di jalur mudik Bali-Jawa pada tahun ini disebut lebih panjang dibandingkan dengan periode Idulfitri tahun lalu.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, PT. ASDP Indonesia Ferry menyiagakan 35 kapal Ferrry yang beroperasi secara nonstop di lintasan Ketapang-Gilimanuk pada 14-15 Maret 2026.
Selain itu, ASDP juga menambah 5 kapal berkapasitas besar guna membantu mengurai antrean kendaraan yang terus memadati area Pelabuhan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penyeberangan serta mengurangi kepadatan kendaraan pemudik yang hendak melanjutkan perjalanan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa. (Nining)






