BERITA JAKARTA – Ratusan mahasiswa berbagai Universitas di Jakarta dan sekitarnya mulai berkumpul diarea unjuk rasa di Mapolda Metro Jaya untuk menggelar aksi unjuk rasa atas tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan yang dilindas mobil rantis milik Brimob.
Adapun mereka yang datang berasal dari berbagai Universitas di Jakarta mereka tampak menggunakan almamater dari masing-masing Universitas.
Para demonstran yang hadir langsung melakukan orasi di depan Gerbang Utama Polda Metro Jaya. Mereka turut meminta keadilan.
“Polri tidak pernah benar-benar berbenah dan memperbaiki diri. Mana pimpinan kalian,” ucap seorang orator.
Tidak hanya itu, massa yang hadir juga geram atas tindakan Aparat Penegak Hukum (APH) yang melindas seorang pengemudi ojek online.
“Mobil yang kalian pakai itu mobil anti bom, mobil anti peluru. Kalian harus tahu kalau mobil yang dipakai itu tidak bisa ditembus oleh massa aksi,” ucap seorang orator.
Dampak akibat aksi unjuk rasa arus lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto tersendat. Hal itu lantaran massa aksi yang hadir mulai membludak.
Sebelumnya, Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim menyebut pihaknya telah mengamankan 7 terduga pelaku.
“Jadi pelaku sudah kita amankan berjumlah 7 orang. Sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Div Propam Mabes Polri dengan Propam Kor Brimob Polri, karena ini menyangkut anggota Brimob,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).
Kadiv Propam Polri menjelasakan, pemeriksaan berlangsung di Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Abdul Karim menyatakan, mobil Rantis yang melindas sopir ojol juga turut diamankan.
“Pemeriksaannya saat ini lagi dilakukan di Kwitang, karena anggota tersebut kesatuannya adalah Sat Brimob Polda Metro Jaya. Jadi saat ini 7 orang tersebut sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Untuk kendaraan sementara sudah kita amankan juga berada di Sat Brimob Kwitang,” tutur dia.
Adapun ketujuh Anggota Brimob yang diperiksa, antara lain, Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y dan Bharaka J, termasuk soal siapa yang menjadi sopir Rantis, masih didalami.
“Masih kita dalami ya siapa yang menyetir, siapa ini masih kita dalami. Kita belum bisa tahu pasti siapa ya. Yang jelas 7 orang ini ada dalam satu kendaraan. Kita dalami perannya bagaimana ini masih dalam rangka pemeriksaan,” pungkasnya. (Sofyan)






