KA Daop 4 Semarang: Tiket Angkutan Lebaran 2024 Masih Tersedia  

- Jurnalis

Minggu, 31 Maret 2024 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun Kereta Api Semarang

Stasiun Kereta Api Semarang

BERITA SEMARANG  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, tiket kereta api masa Angkutan Lebaran 2024 masih tersedia.

Berdasarkan pantauan pada Minggu 31 Maret 2024, tiket KA pada masa Angkutan Lebaran 2024 di wilayah Daop 4 Semarang yang telah terjual untuk keberangkatan KA tanggal 31 Maret 2024 (H-10) sampai 21 April 2024 (H+10) adalah 220.943 tiket atau masih 52 persen dari total keseluruhan tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 421.020 tempat duduk.

Kepada Matafakta.com, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan, jumlah tersebut masih akan bertambah karena penjualan masih terus berlangsung.

“Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket KA untuk periode lebaran, dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id dan berbagai mitra penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI,” jelasnya, Minggu (31/3/2024).

Adapun tanggal keberangkatan KA yang menjadi favorit dipesan di wilayah Daop 4 Semarang adalah tanggal 6 April 2024 (H-4) dimana tiket terjual 69 persen, tanggal 5 April 2024 (H-5) sebanyak 61 persen dan tanggal 14 April 2024 (H+3) sebanyak 51 persen.

KAI berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanannya dengan baik karena tiket KA masa Angkutan Lebaran masih tersedia.

Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

“KAI juga mengimbau seluruh pelanggan agar mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun keberangkatan. Hal ini sebagai upaya menghindari kemungkinan tertinggalnya kereta api,” kata Franoto.

Selain itu, ada juga program angkutan Motor Gratis (Motis) yang kembali digelar Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Motis adalah program tahunan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk masyarakat yang mudik beserta dengan motor yang diangkut menggunakan kereta api secara gratis.

Pendaftaran program Motis 2024 telah dimulai sejak 4 Maret sampai dengan 18 April 2024 melalui website mudikgratis.dephub.go.id dengan melayani 3 lintas pelayanan meliputi:

  1. Lintas Utara (PP): Cilegon – Jakarta Gudang – Cirebon Prujakan – Tegal – Pekalongan – Semarang Tawang Bank Jateng.
  2. Lintas Tengah (PP): Jakarta Gudang – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kroya – Kutoarjo.
    3. Lintas Selatan (PP): Jakarta Gudang – Kiaracondong – Kroya – Gombong – Kebumen – Lempuyangan – Purwosari – Madiun.

Adapun tujuan diselenggarakannya program Motis ini supaya jumlah kendaraan roda dua dan angka kecelakaan di jalan saat mudik Lebaran dapat ditekan, sehingga tingkat keselamatan meningkat.

Motis 2024 akan diselenggarakan pada tanggal 2-8 April 2024 untuk angkutan Arus Mudik. Sementara layanan Motis 2024 untuk angkutan Arus Balik akan diselenggarakan pada 13-19 April 2024.

Masyarakat memiliki kesempatan untuk membeli 2 tiket penumpang dengan tarif Rp0 untuk angkutan motor dan hanya Rp10 ribu s.d Rp20 ribu untuk tarif penumpangnya. Untuk info lebih lanjut terkait Motis, masyarakat dapat mengakses mudikgratis.dephub.go.id atau akun Instagram @motis_2024.

“Dalam menyediakan transportasi kereta api khususnya di masa Angkutan Lebaran, KAI memastikan akan mengantar pelanggan dengan aman dan bebas dari kemacetan di jalan raya. Sehingga momen mudik bersama keluarga dapat berjalan dengan ceria dan penuh cerita bermakna,” pungkas Franoto. (Nining)

Berita Terkait

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB