Peras Korban Rp50 Juta, Aksi Paparazi di Bekasi Meresahkan

- Jurnalis

Selasa, 8 Agustus 2023 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BERITA BEKASI – Paparazi adalah istilah yang merujuk pada fotografer lepas yang sering membuntuti orang yang mereka sukai atau cintai untuk mengambil sebuah gambar atau foto dari orang tersebut tanpa disadari.

Namun istilah Paparazi itu telah bergeser bukan membuntuti orang yang disukai tapi membututi orang yang akan menjadi mangsa atau sasaran untuk diperas sekelompok orang yang selalu melekatkan istilah Paparazi dengan profesi Journalist.

Kepada Matafakta.com, Indah (39) wanita pasangan korban pemerasan mengungkapkan, saat keluar dari hotel tempatnya menginap bersama pasangan prianyanya di salah satu Hotel di Wilayah Cikunir, Kota Bekasi, kendaraanya tiba-tiba dipepet motor yang diboncengi pria dan wanita.

“Wanita itu berlogat seberang dengan nanda tinggi mengancam akan mempublikasikan. Katanya kita sudah berbuat asusila sambil menunjukan foto. Tak selang berapa lama datang lagi satu motor yang ditumpangi dua orang pria,” kata Indah, Selasa (8/8/2023).

Diakui Indah, memang pasangan prianya masih memiliki istri sah, sehingga saat kejadian itu pasangan prianya langsung ketakutan, karena diancam para pelaku akan diviralkan melalui media social dan pemberitaan.

“Kalau saya status janda, tapi kalau pasangan saya memang masih beristri. Para pelaku sempat menyebutkan nama medianya, tapi ngak perlu saya ungkapkan. Awalnya, mereka minta Rp200 juta agar tidak diberitakan,” jelas Indah.

Karena, lanjut Indah, pasangan prianya ketakutan dan malu, karena posisi berada dipinggir jalan umum yang memancing padangan para pengendara lain akhirnya teman prianya mengalah dengan memberikan uang sebesar Rp50 juta.

“Saat itu pikiran kita sudah ngak jernih apalagi yang wanitanya nadanya selalu tinggi berlogat Sumatera yang membuat kita malu dilihat orang yang akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp50 juta lewat transfer saat itu juga,” imbuhnya.

Padahal tambah Indah, pasangan prianya bukanlah seorang pejabat atau ASN atau seseorang yang berprofesi pablik figure hanya wiraswasta dan bukan membawa istri orang ke hotel, sehingga harus diviralkan melalui pemberitaan.

“Mungkin saat itu pasangan saya hanya ngak mau ribet aja atau malu kalau sampai kejadian. Modal mereka hanya foto kendaraan saat keluar dari parkiran hotel. Sebab, kalau dalam hotel mustahil. Tapi mau gimana lagi. Nyesek si kalau dipikir,” pungkasnya. (Indra)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB