Samuel: Mencibir Pernyataan Bambang Pacul, Karena Ilmunya Belum Sampai

- Jurnalis

Selasa, 4 April 2023 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Direktur Eksekutif LAKSAMANA: Samuel F Silaen

Foto: Direktur Eksekutif LAKSAMANA: Samuel F Silaen

BERITA JAKARTA – Banyak yang mencibir apalagi menyalahkan pernyataan politisi asal PDI Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto yang lebih dikenal dengan panggilan Bambang Pacul.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen pun, tidak paham dan ngerti betul, kenapa iya sampai di panggil Bambang Pacul.

“Kalau kata pacul itu sendiri adalah cangkul. Jadi mungkin saja erat kaitannya dengan pengalaman dan latarbelakang yang pernah singgah dalam kehidupannya,” kata Samuel kepada Matafakta.com, Selasa (4/4/2023).

Dikatakan Samuel, bila ada yang mencibir atau tidak senang dengan pernyataan dari Ketua Komisi III DPR RI itu, karena ketidak-tahuan (bukan bodoh). Mereka-mereka itu cerdas, makanya bisa memberikan komentar yang positif kepada masyarakat Indonesia.

Foto: Bambang Wuryanto (Bambang Pacul)

“Agar mereka bisa melakukan bargaining politik, sejatinya orang yang meragukan kemampuan anggota Legislatif itu, karena menutup diri untuk tidak ingin tahu,” kata Samuel.

Bagi orang yang sudah pernah atau berkutat dilingkungan DPR RI Senayan, maka dengan sendirinya mereka-mereka yang merasa dirinya pinter tadi akan paham dan mengerti 100 persen permasalahan dan permainan elite politik Partai yang duduk di kursi Legislatif.

“Sesungguhnya, Prof. Mahfud MD tentu sudah tahu kendala yang dihadapi para anggota Legislatif. Sesungguhnya yang terjadi adalah pemimpin Partai politiklah yang mengendalikan diri para anggota Legislatifnya, tepat seperti yang diguyonkan Bambang Pacul. Ini menurut saya sebuah settingan yang tidak 100 persen bener,” tebak Silaen.

Dalam pandangan saya, banyak juga anggota Legislatif tidak menguasai permasalahan dan permainan yang sesungguhnya terjadi di DPR Senayan. Sebagian besar dikuasai anggota Legislatif, karena berkaca pada pengalaman dan latarbelakang dari aktivis Organisasi Kemasyarakatan Pemuda.

“Apakah itu sayap pemuda Partai atau bukan, akan lebih cepat menguasai lapangan dari pada sekedar hanya lulusan S3 dari luar Negeri,” ungkap aktivis Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) itu.

Jadi intinya Prof. Mahfud MD butuh (minta) dukungan dari rakyat Indonesia agar tidak diam saja jadi penonton setelah mengetahui permasalahan bangsa Indonesia yang carut- marut ini. Tanpa dukungan publik luas, maka apa yang sedang diperjuangkan Prof. Mahfud MD akan mentok dan menguap lagi tanpa bekas.

“Ini adalah momentum yang tepat dan sangat berharga untuk mendorong perbaikan Negara secara sistematis dan terstruktur yakni memperbaiki aturan dengan UU fondasi Keuangan Republik Indonesia,” pungkas Silaen. (Indra)

Berita Terkait

Benarkah Kejagung Tak Menyita Rumah Pribadi Eks Jampidsus Febrie?
Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:42 WIB

Benarkah Kejagung Tak Menyita Rumah Pribadi Eks Jampidsus Febrie?

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Berita Terbaru

Photo: Sosialisasi Program Kemnaker di Unsoed, Purwokerto, Jumat 18 September 2026.

Berita Daerah

Kemnaker–Unsoed Siapkan Akses Kerja bagi Mahasiswa dan Alumni

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:47 WIB

Photo: Mantan Jampidsus Kejagung: Febrie Ardiansyah.

Berita Utama

Benarkah Kejagung Tak Menyita Rumah Pribadi Eks Jampidsus Febrie?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:42 WIB

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB