JK Serukan Solidaritas Nasional Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah

- Jurnalis

Jumat, 10 Februari 2023 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI Berikan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

PMI Berikan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

BERITA JAKARTA – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menyerukan agar bangsa Indonesia ikut membantu meringankan penderitaan korban terdampak gempa Turki dan Suriah yang terjadi pada senin 6 Februari 2023.

Apalagi mengingat Turki merupakan salah satu negara yang memiliki bantuan yang sangat besar ketika bencana gempa dan Tsunami melanda Aceh pada Desember 2004 silam.

Hal itu disampaikan JK setelah menyerahkan bantuan uang tunai sebesar 100 ribu dollar AS yang disalurkan lewat Palang Merah Indonesia (PMI) kepada Kuasa Usaha Kedutaan Turki, Mr. Ömer Orhun Çelikkol di Kedutaan Turki Jl. HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2023).

“PMI dan tentu rakyat Indonesia bersama dengan pemerintah sangat berduka tentang apa yang terjadi di Turki dan Suriah. Karena itu saya mengharapkan kita semua membantu, sama dengan waktu Tsunami di Aceh itu Turki sangat membantu Indonesia, karena itulah maka sebagai solidaritas bangsa untuk membantu,” ujar JK.

Selain memberikan bantuan uang tunai yang akan disalurkan melalui Bulan Sabit Merah Turki dan Bulan Sabit Merah Suriah, PMI juga akan mengirimkan tenaga medis yaitu terdiri 5 orang dokter dan perawat yang akan diberangkatkan menuju lokasi bencana pada 11 Februari 2023.

JK berharap untuk bantuan kedua negara yang terkena bencana tersebut agar sedapatnya berupa uang tunai. Hal itu mengingat belum tentu ada kecocokan dengan kebutuhan para penyintas bencana dengan logistik yang dikirimkan.

“lebih baik mengirimkan uang cash karena kalau berupa logistik belum tentu cocok dengan kebutuhan masyarakat di sana. Kalau kirim selimut, selimut kita tipis sementara di sana butuhnya yang tebal, kalau makanan belum tentu cocok, lebih baik cash karena bisa lebih cepat,“ pungkas JK. (Usan)

Berita Terkait

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB