Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan

Suasana Persidangan

BERITA SURABAYA – Bertempat diruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, telah dilaksanakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (16/1/2023).

Lima orang menjadi terdakwa dalam tragedi Stadion Kanjuruhan Malang yang dihadiri secara langsung oleh Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum. Sementara para terdakwa dari ruang tahanan Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Kelima terdakwa yakni, Hasdarmawan Mantan Komandan Kompi (Danki) III Brimob Polda, Jawa Timur yang didakwa Jaksa melanggar Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP.

Selanjutnya, sidang ditunda dan dilanjutkan pada Jumat 20 Januari 2023 dengan agenda pembacaan Eksepsi dari Penasihat Hukum terdakwa.

Wahyu Setyo Pranoto Mantan Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Malang yang didakwa melanggar Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP.

Selanjutnya, sidang ditunda dan dilanjutkan pada Jumat 20 Januari 2023 dengan agenda pembacaan Eksepsi dari Penasihat Hukum terdakwa.

Bambang Sigit Ahmadi Mantan Kepala Satuan Samapta Kepolisian Resor Malang yang didakwa melanggar Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP.

Selanjutnya, sidang ditunda dan dilanjutkan pada Jumat 20 Januari 2023 dengan agenda pembacaan Eksepsi dari Penasihat Hukum terdakwa.

Suko Sutrisno petugas keamanan yang didakwa Pasal 359 KHUP dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) jo. Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022, tentang Keolahragaan.

Selanjutnya, terdakwa tidak mengajukan Eksepsi sehingga sidang ditunda pada Kamis 19 Januari 2023. Penasihat hukum terdakwa meminta terdakwa dihadirkan secara offline pada saat pemeriksaan saksi dan dikabulkan oleh Majelis Hakim.

Kelima, Abdul Haris Ketua Panitia Pertandingan yang didakwa Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) jo. Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Selanjutnya, terdakwa tidak mengajukan Eksepsi sehingga sidang ditunda pada Kamis 19 Januari 2023. Penasihat hukum terdakwa meminta terdakwa dihadirkan secara offline pada saat pemeriksaan saksi dan dikabulkan oleh Majelis Hakim.

Adapun Majelis Hakim untuk kelima perkara ini yakni, Abu Achmad Sidik Amsya, SH, MH (Hakim Ketua), Mangapul, SH, MH (Hakim Anggota) dan I Ketut Kimiarsa, SH, MH (Hakim Anggota).

Sementara, Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini sebanyak 17 orang yang merupakan gabungan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang.

Gabungan Jaksa diantaranya yakni, Dr. Diah Yuliastuti, SH, MH, Bambang Winarno, SH, MH, Evelin Nur Agusta, SH, MH, Wahyu Hidayatullah, SH, MH, Farkhan Junaedi, SH, MH, Edy Budianto, SH, MH  dan Yulistiono, SH, MH.

Selanjutnya, Penasihat Hukum untuk terdakwa Suko Sutrisno dan terdakwa Abdul Haris adalah Sumardhan, SH, MH dan Rekan

Sementara, untuk terdakwa Hasdarmawan, terdakwa Wahyu Setyo Pranoto dan terdakwa Bambang Sigit Ahmadi adalah Dr. Tonic Tangkau, SH, MH dan Rekan yang juga didampingi oleh Tim Bidkum Polda Jatim. (Nining)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *