Presiden Jokowi Terbang ke AS Misi Perdamaian atau Berdagang Nikel?

- Jurnalis

Rabu, 11 Mei 2022 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI: Ir. H. Joko Widodo

Presiden RI: Ir. H. Joko Widodo

BERITA JAKARTA – Agenda pertemuan Presiden Jokowi dan CEO Tesla Inc Elon Musk mengemuka dibeberapa pemberitaan dan nyaris sebanding dengan pemberitaan agenda utama menghadiri KTT ASEAN-Amerika Serikat (AS) yang akan digelar di Washington DC pada tanggal 11-13 Mei 2022.

“Setelah keberangkatan Presiden Jokowi dengan penerbangan Carter Pesawat Boeing 777-300 Garuda Indonesia, Selasa, 10 Mei 2022 dan hari-hari berikutnya, bisa jadi agenda utama delegasi Indonesia akan tertutupi dengan wacana Presiden Jokowi-Elon Musk dan bukan Presiden Jokowi-Joe Biden,” terang Koordinator SIAGA’98, Hasanuddin, Rabu (11/5/2022).

Terhadap hal ini, kata Hasanuddin, kami berharap, Presiden Jokowi segera diingatkan, agar mengabaikan para pihak yang sedang merancang pertemuan dengan Elon Musk pada misi kenegaraan ke Washington, karena akan merusak citra Presiden Jokowi atau setidaknya menimbulkan spekulasi baru: “Jokowi ke Amerika Serikat Untuk Misi Perdamaian atau Berdagang Nikel dengan Elon Musk?”.

“Sebab ada hal penting sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi tentang tujuan kenegaraan ke Washington sebagai bentuk tanggung jawab menjadikan Indo-Pasifik sebagai Kawasan damai yang stabil dan dan sejahtera,” ingatnya.

Dan tujuan ini dapat tercapai jika Presiden Jokowi dapat bertemu khusus dengan Joe Biden terkait hal ini untuk meyakinkan Biden, bahwa keputusan mengundang Putin ke KTT G-20 adalah sikap yang tepat, sebab sebelumnya Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki mengatakan, bahwa Biden secara resmi menentang kehadiran Presiden Rusia, Vladimir Putin di Bali pada 15-16 November 2022.

“Pertemuan khusus Presiden Jokowi dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden adalah protokol penting bagi mencari solusi damai dan sukses KTT G20, oleh sebab hal ini tidak mungkin dibicarakan secara terbuka pada KTT ASEAN-Amerika Serikat,” jelasnya.

Dan jika pertemuan khusus ini terjadi, setidaknya Presiden Amerika Serikat menghormati kehadiran Jokowi sebagai Presiden dari suatu negara yang memiliki politik luar negeri bebas aktif yang bebas menentukan sikap dan tidak mengikatkan diri pada satu kekuatan politik dunia untuk tujuan perdamaian dunia.

Jika, tambah Hasanuddin, pembicaraan khusus antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden Indonesia tidak terjadi, dan sebaliknya Presiden Indonesia bertemu dengan CEO Tesla Inc Elon Musk terjadi, maka spekulasi keberangkatan Presiden Jokowi hanya untuk berdagang nikel dan bukan untuk misi perdamaian.

“Jadi jelaslah, mengapa Presiden Jokowi berangkat menggunakan Pesawat Garuda Indonesia dan bukan pesawat keprisidenan,” pungkas Hasanuddin. (Sofyan)

Berita Terkait

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB