BPBD Kabupaten Bekasi Terus Berusaha Temukan Kakek Noja

- Jurnalis

Selasa, 12 April 2022 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan BPBD Kabupaten Bekasi

Tim Gabungan BPBD Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum menemukan seorang kakek yang hilang di Kali Ciherang.

Kakek Noja (75) warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi itu hilang saat menganco di Kali Ciherang pada Minggu 10 April 2022 kemarin sore.

Tim BPBD Kabupaten Bekasi, Narja mengatakan kami mendapat laporan kakek yang hilang di Kali Ciherang pada Minggu sekitar pukul 20.30 WIB kemarin.

“Untuk pencarian korban sudah sampai 10 kilometer sampai jembatan Pitu Air Ciherang,” katanya saat ditemui Matafakta.com, dilokasi titik pencarian korban yang hilang, Selasa (12/4/2022).

Pencarian korban, lanjut Narja tim berangkat dari kantor hanya tiga hari dan pencarian ini bisa berlanjut jikalau dari pihak keluarga menginginkan pencarian korban.

“Dari kantor kami hanya tiga hari, jika pihak keluarga menginginkan pencarian korban berlanjut, ya kemungkinan kelanjutan pencarian korban hanya lima hari,” tuturnya.

Dalam pencarian korban, sambumg Narja sempat terkendala dengan adanya sampah di Pintu Air Ciherang, namun saat ini sudah di bersihkan oleh warga sekitar.

“Alhamdulillah untuk sekarang ini sudah tidak ada kendala di medan pencarian korban,” ujarnya.

Untuk saat ini, tim gabungan seperti BPBD Kabupaten Bekasi, Tim Ampibi, Tim Ranting Lingkaran Peduli dan BPD Kabupaten Bekasi.

Beranggotakan 30 orang dari tim personil gabungan dengan bekerja mengunkaan dua unit perahu dan dua mesin serta bekerja secara visual di darat dari titik kejadian sampai jembatan Pintu Air Ciherang.

“Untuk pihak keluarag, jika koban ditemukan atau tidak harus iklas dan sampai saat ini teman – teman Tim SAR gabungan sudah bekerja secara maksimal sampai titik terjauh dari PKM,” pungkasnya. (Usan)

Berita Terkait

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB