Presiden Jokowi Bakal Targetkan Satu Juta Penyuntikan Vaksin Sehari

- Jurnalis

Kamis, 10 Juni 2021 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA DEPOK – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta percepatan pelaksanaan vaksinasi massal diberbagai wilayah di Indonesia agar pada bulan Juni ini dapat menyentuh angka 700 ribu penyuntikan vaksin per harinya.

Adapun untuk bulan Juli mendatang, Presiden Jokowi, telah menetapkan target sebanyak satu juta penyuntikan vaksin per hari.

“Kita berharap pada bulan Juni ini target untuk vaksinasi per hari 700 ribu itu betul-betul bisa tercapai, sehingga di bulan Juli kita sudah masuk ke target vaksinasi per hari satu juta,” ujarnya saat memberikan keterangan selepas peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal di RS Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/6/2021) kemarin.

Dalam kunjungan kerjanya, Kepala Negara meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang tengah digelar di RSUI Kota Depok, Jawa Barat.

Vaksinasi tersebut, diperuntukkan bagi kurang lebih 1.500 orang yang terdiri atas kelompok warga lanjut usia (lansia), pelayan publik, tenaga kependidikan, dan penyedia layanan transportasi (pengemudi ojol dan ojek pangkalan).

Pihak RSUI membagi penyuntikan dosis vaksin ke dalam dua proses, yakni secara lantatur (layanan tanpa turun) atau drive thru yang diperuntukkan bagi para pelayan publik dan penyedia layanan transportasi serta vaksinasi bagi warga lansia di lobi utama gedung RSUI.

“Tadi saya juga melihat langsung pelaksanaan vaksinasi drive thru untuk para pengemudi ojek. Kita harapkan proses vaksinasi ini tidak hanya berjalan di sini saja, tetapi di daerah-daerah lain di provinsi-provinsi yang lain juga bergerak secara cepat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut meninjau pelaksanaan vaksinasi serupa yang juga digelar di Korps Brimob dan kantor-kantor polsek di wilayah Kota Depok melalui konferensi video.

Turut serta dalam peninjauan itu antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Depok Mohammad Idris, Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro, dan Direktur Utama RSUI Astuti Giantini. (Stave)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru