SRAGEN Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 menggelar program kerja penataan data kelembagaan dan birokrasi di Desa Jambanan, Kabupaten Sragen.
Program ini bertujuan memperkuat transparansi dan kejelasan tata kelola Pemerintahan Desa, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor: 16, tentang perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh.
Program kerja ini diinisiasi oleh Rejoice Destiyani, mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung tata kelola Pemerintahan Desa yang lebih rapi dan akuntabel.
Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Jambanan pada tanggal 20–22 Juli 2026. Selama tiga hari tersebut, program kerja difokuskan pada dua hal utama, yakni inventarisasi profil Aparatur Desa serta pemetaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta penetapan dan pemerataan batas wilayah administratif desa secara presisi.
Dalam prosesnya, dilakukan pendataan menyeluruh terhadap profil masing-masing Aparatur Desa, mulai dari jabatan hingga tanggung jawab yang diemban.
Data tersebut kemudian diolah menjadi peta tupoksi yang jelas sebagai dasar untuk merancang visualisasi struktur organisasi Pemerintahan Desa Jambanan.
Selain itu, dilakukan pula pemetaan batas wilayah administratif desa agar tergambar secara akurat dan tidak menimbulkan tumpang tindih dengan wilayah di sekitarnya.
“Selama ini, informasi mengenai tugas dan fungsi masing-masing perangkat Desa maupun batas wilayah administratif belum tersusun secara sistematis. Melalui program ini, kami ingin membantu menyediakan data yang cepat dan mudah dipahami, baik oleh perangkat Desa maupun masyarakat luas,” ujar Rejoice.
Hasil dari program kerja ini berupa data profil Aparatur Desa yang lengkap, peta tupoksi yang terstruktur, serta batas wilayah administratif yang telah dipetakan secara presisi.
Dari data-data tersebut, dihasilkan luaran berupa visualisasi struktur organisasi Pemerintahan Desa Jambanan yang dapat digunakan sebagai acuan resmi.
Kehadiran visualisasi struktur organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kejelasan alur birokrasi di Desa Jambanan, sehingga masyarakat lebih mudah mengetahui alur koordinasi untuk keperluan administratif tertentu.
Selain itu, kejelasan batas wilayah administratif juga diharapkan dapat meminimalkan potensi sengketa batas wilayah di kemudian hari.
Perangkat Desa Jambanan mengapresiasi penuh program kerja ini karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi tata kelola Pemerintahan Desa.
Data dan visualisasi yang dihasilkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan diperbarui secara berkala oleh Pemerintah Desa.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan Desa Jambanan yang lebih transparan, tertib, dan akuntabel, sekaligus mendukung terwujudnya kelembagaan desa yang kuat dan terpercaya.
Penulis: Rejoice Destiyani (Tim II KKN UNDIP 2026 – Desa Jambanan, Kabupaten Sragen)






