Bunyi Sirine, Seluruh Narapidana Wajib Masuk Kamar Hunian

- Jurnalis

Rabu, 3 Februari 2021 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang sosialisasikan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 6 Tahun 2013 kepada narapidana, Rabu (3/2/2021). Peraturan tersebut, berisikan tentang tata tertib Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Joglo Ageng Lapas Semarang itu, dihadiri Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Kepala Seksi Keamanan, Kepala Seksi Pelaporan dan Tata Tertib (Portatib) dan komandan jaga.

Kalapas Semarang, Dadi Mulyadi melalui Kepala Bidang Kamtib, Irfan menyampaikan, terkait hak dan kewajiban, larangan bagi narapidana serta pelanggaran disiplin dan hukuman bagi narapidana yang tidak tertib mentaati peraturan.

“Narapidana harus mentaati aturan yang telah ditentukan, ikut menjaga kebersihan dan menjaga keamanan, serta ketertiban di Lapas,” kata Irfan.

Disampaikan, saat pergantian shift petugas (aplusan-red), akan ada suara sirine pertanda narapidana wajib masuk ke kamar masing-masing, untuk dilakukan perhitungan (cacah jiwa).

“Ini dilakukan agar petugas jaga tepat dalam menghitung jumlah narapidana, dan menghindari adanya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” imbuhnya.

Sementara, Kepala KPLP, Suparno berharap kegiatan ini nantinya akan terus disosialisasikan perwakilan blok yang hadir kepada penghuni kamar yang lain, untuk mematuhi aturan tersebut.

“Sampaikan pengumuman ini kepada narapidana lain. Semoga narapidana yang hadir di sini bisa menjadi contoh teladan bagi narapidana lainnya,” harap Suparno.

Menurutnya, ini merupakan langkah awal Lapas Semarang di tahun 2021 meraih predikat menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dalam kegiatan tersebut diikuti ratusan WBP, diantaranya tamping blok dan perwakilan dari masing-masing kamar. (Nining)

Berita Terkait

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan
Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:28 WIB

Efisiensi, Simpul Sukabumi Soroti Survei Jalan dan Dugaan Penyimpangan

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB