Ada Rekom Baru DPP Golkar, Marzuki: Kami Tak Mau Tahu Soal Itu

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2020 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Didampingi kuasa hukumnya, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi, Akhmad Marjuki, mendatangi Panitia Pemilihan (Panlih) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kepada awak media, Akhmad Marjuki dengan tegas mengatakan, bahwa kehadirannya tidak lain untuk memenuhi undangan silaturahim dan tidak ada hal lain yang dipersoalkan, karena semua tahapan sudah selesai.

“Alhamdulilah, saya juga berterima kasih kepada Panlih dalam hal ini sudah bekerja melakukan tahapan dengan aturan yang ada,” ucap Marjuki di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (10/3/2020).

Terkait adanya rekomendasi terbaru dari DPP Partai Golkar tertanggal 13 Februari 2020 yang memunculkan dua nama, Tuty Nurcholifah Yasin dan Dahim Arisi, Marjuki dengan santai mengaku, belum tahu soal itu.

“Penetapan sudah dilakukan sesuai dengan tahapan oleh Panlih. Jadi, kami tidak mau tahu soal itu (rekomendasi terbaru DPP Golkar),” tegas dia.

Ketika ditanya pertemuannya dengan Panlih, Marjuki mengaku hanya diberi penjelasan soal tahapan dan mekanismenya.

“Persiapan sekarang tidak ada yang aneh-aneh, karena apapun tujuannya yang paling mulia adalah untuk membangun Kabupaten Bekasi ke depan,” tegas Marzuki lagi

Sementara itu, kuasa hukum Marzuki yang turut hadir mendampingi, Arkancikwan menambahkan, bahwa Cawabup Bekasi sudah ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) oleh Panlih.

Kemudian lanjut Arkan, penandatanganan berita acara dan selanjutnya pemilihannya akan digelar tanggal 18 Maret 2020 mendatang.

“Sesuai dengan aturan yang berlaku, pemilihan akan tetap digelar. Insyallah untuk Kabupaten Bekasi lebih baik,” ulasnya.

Mengenai SK DPP Partai Golkar yang baru, Arkan menyebut, sampai saat ini masih sebatas isu. Pasalnya, hingga hari ini dirinya tidak melihat aslinya, begitu juga dengan Panlih tidak pernah menerima salinannya.

“Kabar itu, hanya sebatas isu. Jadi Panlih menganggap masih dua nama itu yang sudah ditetapkan,” pungkasnya (Mul)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB