7×24 Jam, Mahamuda Tantang Ungkap Akun “Bekasi Masih Kusut” Hadiah USD 3.000

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo Dukomen Akun TikTok Anonim

Photo Dukomen Akun TikTok Anonim "Bekasi Masih Kusut"

BERITA BEKASI — Mahamuda Bekasi menantang siapa pun yang mampu memberikan informasi yang berujung pada terungkapnya pengelola akun TikTok “Bekasi Masih Kusut” atau “Bekasi Makin Kusut”. Tak main-main, Mahamuda menyiapkan hadiah sebesar USD 3.000 atau setara Rp50 juta lebih, Selasa (29/9/2026).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahamuda Bekasi, Jaelani Nurseha mengatakan, sayembara ini juga untuk menjawab tudingan yang selama ini menyebut Mahamuda sebagai dalang dibalik akun anonim tersebut.

“Ini serius. Kami siapkan USD 3.000 atau setara Rp50 juta lebih. Siapa yang memiliki informasi dan bisa mengungkap pengelola akun Bekasi Masih Kusut, silakan sampaikan. Termasuk kalau ada yang menuding Mahamuda berada di belakang akun tersebut, silakan buktikan,” tegasnya.

Mahamuda akan menyampaikan sayembara tersebut kepada Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten. Masyarakat yang memiliki informasi dapat menyampaikannya melalui nomor resmi Mahamuda Bekasi: 0811-335-538.

Selanjutnya, informasi tersebut akan diteruskan untuk ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan kepolisian.

Hadiah USD 3.000 akan diberikan kepada masyarakat yang memberikan informasi yang terbukti membantu kepolisian mengungkap pengelola akun tersebut hingga proses hukum menetapkan tersangka.

Sayembara ini memiliki batas waktu 7×24 jam. Informasi berupa tudingan atau dugaan semata tidak menjadi dasar pemberian hadiah.

“Kami tidak ingin ada tuduhan tanpa pembuktian. Kalau ada masyarakat yang benar-benar memiliki informasi, sampaikan kepada kami. Kami serahkan proses pembuktiannya kepada kepolisian. Jika informasi itu terbukti membawa sampai pada pengungkapan dan penetapan tersangka, hadiah USD 3.000 siap kami berikan,” pungkasnya.

Menurut Mahamuda, langkah tersebut juga berkaitan dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disebut telah dilaporkan oleh sejumlah masyarakat kepada kepolisian.

7×24 jam, USD 3.000 Mahamuda menunggu masyarakat yang benar-benar memiliki informasi dan berani membuktikannya melalui proses hukum. (Tim)

Berita Terkait

YGMD Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang di Kemendikdasmen
Benarkah Kejagung Tak Menyita Rumah Pribadi Eks Jampidsus Febrie?
Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum
Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:39 WIB

7×24 Jam, Mahamuda Tantang Ungkap Akun “Bekasi Masih Kusut” Hadiah USD 3.000

Kamis, 24 September 2026 - 18:25 WIB

YGMD Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang di Kemendikdasmen

Sabtu, 19 September 2026 - 10:42 WIB

Benarkah Kejagung Tak Menyita Rumah Pribadi Eks Jampidsus Febrie?

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Tim-9 Limpahkan Berkas Eks Pemburu Koruptor Febrie Ardiansyah ke Penuntut Umum

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Berita Terbaru

Jaksa Agung ST. Burhanuddin

Nasional

Beredar Kabar, Presiden Bakal Ganti Jaksa Agung ST. Baharudin

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:49 WIB

Photo: Slamet Aripin (Kong Abray)

Seputar Bekasi

Polisi Harus Bisa Ungkap Dalang Dibalik Akun “Bekasi Masih Kusut”

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:09 WIB