JNW: Wajar Konsumen Tirta Patriot Kota Bekasi Keberatan Tarif Naik

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi

Foto: Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Meski rencana kenaikan tarif masih dibawah ambang batas minimal yang ditetapkan Gubernur Jawa Barat tentang standar tarif batas minimum dan maksimal, tapi persoalan kepuasan pelayanan yang selama ini selalu dikeluhkan.

Hal itu dikatakan Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW) Indra Sukma yang ikut menyoroti rencana penyesuaian kenaikan tarif Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Tarif batas bawah minimum untuk PDAM Jawa Barat berada pada Rp9.900. Sementara PDAM Patriot rencananya akan menaikan tarif dari Rp7.400 menjadi Rp7.950 per-kubik,” terang Indra, Kamis (27/2/2025).

Meski terlihat tipis, sambung Indra, tapi pemakaian air bersih merupakan kebutuhan setiap waktu dan bersamaan dengan adanya kenaikan kebutuhan pokok menjelang bulan Suci Ramdahan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Ditambah lagi selama ini pelayanan air bersih Perumda Tirta Patriot selalu dikeluhkan masyarakat. Ya, mungkin kalau selama ini tidak banyak keluhan mulus aja untuk meningkatkan pelayanan,” imbuhnya.

Dikatakan Indra, jangan melihat dari satu sisi yakni, adanya rekomendasi BPK dan BPKP terkait penyesuaian tarif PDAM Jawa Barat, karena tidak semuanya pelayanannya sama dengan daerah lainnya.

“Ya, mungkin kalau di daerah lain mungkin pelayanan baik-baik saja, sehingga masih menerima adanya kenaikan tarif beda dengan Kota Bekasi yang pelayanan dasarnya selalu dikeluhkan tahu-tahu mau ikut naik,” imbuhnya.

Terkait ucapan Dirut Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi bahwa tanpa adanya penyesuaian maka harga pokok produksi tidak akan tertutup maka bola panas akan kembali pada Pemerintah Daerah untuk mensubsidi.

“Ya mungkin beban belanja atau gaji pegawai Perumda Tirta Patriot terlalu besar tidak efisiensi juga bisa. Itulah gunanya ada Dirut sebagai pemimpin perusahaan untuk berpikir, bukan cari gampangnya. Bila perlu evaluasi,” ujar Indra.

Kalau masyarakat, tambah Indra, beban hidupnya sudah berat terlebih lagi dimassa ekonomi tengah sulit saat ini belum lagi berbarengan dengan urusan sekolah pendidikan anak yang tak kalah penting untuk diperjuangkan.

“Untuk hari-hari aja kebutuhan pokok masyarakat sekarang sudah berat palagi kalau ingat pelayanan dasar yang selalu dikeluhkan tentu akan makin berat masyarakat menerima kenaikan itu. Kan baru terasa ketika mau menaikan tarif,” pungkasnya. (Dhendi)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB