Bukan Issue Belaka Soal Bagi Kue Kasus Halte dan Alat Olahraga di Kota Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 8 Maret 2024 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Mahasiswa di Kejari Kota Bekasi

Aksi Mahasiswa di Kejari Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Praktisi hukum sekaligus penggiat media social, Agus Budiono, mengungkapkan soal issue bagi-bagi kue dalam kasus Halte Sultan dan pengadaan alat-alat olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, bukan sekedar issue belaka.

“Oknum salah satu Ormas yang sempat ditawarkan bicara langsung ke saya, tapi ditolak. Kenapa dia tolak itu, bukan ranah saya harus tahu. Intinya tawaran itu ada, bukan issue kosong,” terang Agus kepada Matafakta.com, Jumat (8/3/2024).

Tujuannya, lanjut Agus, sudah jelas mau meredam public agar tidak terlalu focus mendorong dua kasus yang lagi ramai tersebut yakni, Halte Sultan Rp200 juta perhalte sebanyak 10 halte dan pengadaan alat-alat olahraga senilai Rp5 miliar.

“Satu halte anggarannya Rp200 juta itu luar biasa bersebelahan lagi dengan halte lama yang sudah ada. Jadikan ngak tepat guna dan ngak tepat sasaran buang-buang anggaran yang lama aja direnovasi,” sindir Agus.

Begitu juga dengan proyek pengadaan alat-alat olahraga pada Dispora Kota Bekasi senilai Rp5 miliar yang skema belanja dan pemberiannya tidak jelas sulit untuk diminta pertanggungjawabannya apakah sudah sesuai dengan nilai anggarannya pun tidak tahu.

“Kita berharap dugaan bagi-bagi kue yang sudah menyeruak ke public ini tidak mempengaruhi proses hukum yang dijalan Krimsus Polres Metro Bekasi Kota dan Kejari Kota Bekasi. Malah sebaliknya harus membuktikan itu,” tegasnya.

Dengan bocornya, tambah Agus, dugaan bagi-bagi kue ini akan menjadi catatan untuk pihak Kepolisian maupun pihak Kejaksaan yang tengah menangani untuk lebih serius menindaklanjuti kedua kasus dugaan korupsi tersebut.

“Kalau sudah begini kita akan terus pantau perkembangan kasusnya baik itu soal Halte Sultan maupun pengadaan alat-alat olahraga pada Dispora Kota Bekasi,” pungkas Agus. (Indra)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB