Bupati Bogor: Kegiatan Walikota Bekasi di Villa Sudah Sesuai Prokes

- Jurnalis

Rabu, 17 Februari 2021 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bogor: Ade Yasin

Bupati Bogor: Ade Yasin

BERITA BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin menanggapi ramainya pemberitaan tentang keberadaan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi disebuah Villa di Kawasan Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021) malam lalu.

Awalnya, sambung Ade, informasi itu, adanya laporan warga yang diterima Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua Bogor yang melaporkan ada kerumunan disebuah Villa di Kawasan Puncak.

“Jadi warga melihat banyak sekali mobil terparkir dan melapor. Setelah menerima laporan, Camat bersama Satgas Kecamatan turun langsung kelapangan guna melakukan pengecekan,” katanya, Rabu (16/2/2021).

Kegiatan itu, lanjut Ade, dihadiri sekitar 20 orang dan kalau melihat dari luas Villa sudah sesuai aturan Protokol Kesehatan (Prokes) yakni, kurang dari 50 persen.

“Bentuk kegiatan bersilahturahmi. Hanya saja terjadi perkumpulan yang membuat kerumunan. Tidak ada polemik, mereka memenuhi Prokes,” tegas Ade.

Satgas Kecamatan Cisarua Bogor yang tiba dilokasi hanya memberikan teguran dan acara pun bubar tidak polemik atau keributan dilokasi.

“Sebelum bubar pun Satgas memeriksa kelengkapan Prokes seperti hasil negatif antigen. Jadi bukan polemik, mereka memenuhi Prokes,” ulas Ade lagi.

Terpisah, Camat Cisarua Kabupaten Bogor, Deni Humaedi menjelaskan bahwa Villa yang ditempati Walikota Bekasi Rahmat Effendi di Kawasan Cisarua, Puncak Bogor, merupakan Villa atau rumah miliknya sendiri, bukan sewa.

“Kalau yang namanya Villa itu boleh diisi oleh pemilik, dia kan pemilik. Ketika ada laporan dari warga, ya saya selaku Satgas wajar, artinya turun ke lokasi,” jelas Deni.

Setelah itu, kata Deni, saran yang disampaikan oleh Satgas Kecamatan Cisarua Bogor yang turun ke lokasi berdasarkan laporan warga langsung diikuti secara kooperatif hingga acara pun dihentikan. Tidak ada keributan semua kooperatif.

“Sekali lagi saya sampaikan secara persuasif dan disana juga kooperatif. Saya mohon maaf menyampaikan aturan, nggak ada keributan atau saya diadang atau seperti apa, enggak ada ketegangan ataupun kericuhan,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

Nasional

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:41 WIB

Teks Photo: Puluhan PC PMII Saat Mengelar UNRAS Di Depan Kantor DLH Kota Sukabumi

Berita Daerah

Risiko Pengelolaan Sampah dan Anggaran DLH Kota Sukabumi

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:30 WIB