Serahkan Senjata, Empat Anggota OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, SIP, MM, MT

Photo: Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, SIP, MM, MT

BERITA PAPUA – Empat anggota kelompok bersenjata OPM menyerahkan empat pucuk senjata api kepada Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, SIP, MM, MT, dalam Upacara Reintegrasi Nasional di halaman Makodim 1714 Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (26/9/2026).

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari proses reintegrasi dan komitmen untuk meninggalkan kekerasan serta kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, menjalani kehidupan bersama keluarga dan masyarakat.

Keempat anggota tersebut yakni, Bongkar Tabuni dan Lipar Tabuni dari OPM Kodap X Tolikara serta Bejo Tabuni dan Kopitua Tabuni dari OPM Kodap XXVIII Yambi.

Dalam kegiatan tersebut, keempatnya menyatakan komitmen untuk kembali ke masyarakat melalui pembacaan ikrar dan penciuman Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan penyerahan empat pucuk senjata api.

Senjata yang diserahkan terdiri dari satu pucuk AR-15 kaliber 5,56 MM, satu pistol revolver kaliber 9 MM, satu pistol Trailside Sig Arms caliber, 22 LR dan satu pistol Combat kaliber 9 MM. Seluruh senjata selanjutnya diamankan dan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan apresiasi atas keputusan keempat anggota tersebut untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat.

“Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik. Hari ini bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Hari ini adalah tentang memilih masa depan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyambut baik keputusan tersebut dan mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih memilih jalan kekerasan untuk mengambil langkah serupa dengan kembali kepada keluarga dan masyarakat.

“Kami mengajak mereka yang masih memilih jalan kekerasan untuk berani mengambil langkah yang sama meletakkan senjata, kembali kepada keluarga dan masyarakat, serta bersama-sama membangun Papua yang aman, damai dan sejahtera,” pungkasnya. (Wahyu)

Berita Terkait

Menaker: Data TKA Bisa Jadi Acuan Penyiapan Tenaga Kerja Indonesia
Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditarget Oktober 2026
Ini Kata Ketua DPC SPI Soal Pengesahan UU Pengaturan Reforma Agraria
Ijon Jilid 2, KPK Panggil Eks Pj. Dani Ramdan dan Eks Ketua DPRD Kabupaten Bekasi
Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang
Reforma Agraria Resmi Berpayung Hukum, Akademisi Tekankan Penguatan Implementasi
Gubernur Iqbal Sebut Ajang MotoGP Menjadi Tempat Talenta Lokal Tumbuh
Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 15:24 WIB

Serahkan Senjata, Empat Anggota OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Kamis, 24 September 2026 - 11:50 WIB

Menaker: Data TKA Bisa Jadi Acuan Penyiapan Tenaga Kerja Indonesia

Kamis, 24 September 2026 - 09:40 WIB

Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditarget Oktober 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

Ini Kata Ketua DPC SPI Soal Pengesahan UU Pengaturan Reforma Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Ijon Jilid 2, KPK Panggil Eks Pj. Dani Ramdan dan Eks Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Pelaku dan Lokasi Sampah Ilegal

Seputar Bekasi

Atasi Sampah Ilegal di Kebalen, Aktivis JNW: Percuma Tanpa Saksi Tegas

Kamis, 24 Sep 2026 - 23:35 WIB

Photo: Pelaku dan Lokasi Sampah Ilegal

Seputar Bekasi

Lokasi Sampah Ilegal Depan Perumahan Taman Kebalen Kembali Terbakar

Kamis, 24 Sep 2026 - 22:43 WIB