Kemnaker Perkuat Sinergi Wujudkan Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli

Photo: Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli

BERITA SURABAYA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT. HM Sampoerna Tbk. memperkuat sinergi dalam mewujudkan praktik baik Hubungan Industrial Pancasila melalui kegiatan Sinergi Pilar Bangsa di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengapresiasi kolaborasi Pemerintah, dunia usaha dan pekerja dalam memperkuat hubungan industrial sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Menurut Menaker, salah satu wujud kolaborasi tersebut adalah penyelenggaraan pelatihan upskilling dan reskilling bagi pekerja terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun pencari kerja.

Langkah ini penting untuk membekali tenaga kerja dengan kompetensi baru agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

“Pelatihan upskilling dan reskilling merupakan kunci agar pekerja tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Kompetensi menjadi modal untuk membuka peluang kerja maupun usaha baru,” ujar Menaker.

Menaker menegaskan, peningkatan kompetensi tenaga kerja harus diiringi dengan penguatan hubungan industrial agar tercipta industri yang produktif, tangguh dan berdaya saing.

Sejalan dengan itu, Kemnaker telah mengembangkan lima level maturitas hubungan industrial, yakni Level 1 (Terfragmentasi), Level 2 (Patuh), Level 3 (Harmonis), Level 4 (Proaktif) dan Lev el 5 (Transformatif).

Pada level tertinggi, perusahaan tidak hanya mampu membangun hubungan yang harmonis dengan serikat pekerja, tetapi juga berkolaborasi menciptakan ekosistem industri yang kuat, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan.

“Semangatnya adalah membangun daya tahan industri melalui kolaborasi lintas sektor. Saya berharap kegiatan ini menjadi model untuk memperkuat sinergi tiga pilar Pemerintah, dunia usaha dan pekerja serta menginspirasi perusahaan-perusahaan lain dalam menerapkan praktik baik Hubungan Industrial Pancasila,” kata Menaker.

Sementara itu, Direktur PT. HM Sampoerna Tbk, Rianto Probo Hartono, mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan pelatihan yang diinisiasi Kemnaker bagi 150 pekerja terdampak PHK dan pencari kerja.

Program tersebut merupakan kelanjutan kolaborasi antara Sampoerna, Kemnaker, dan pemerintah daerah yang telah dimulai sejak 2025.

Kedepan, Sampoerna berharap kolaborasi tersebut dapat diperluas de ngan meningkatkan jumlah peserta pelatihan menjadi 1.130 orang sehingga semakin banyak pekerja terdampak PHK dan pencari kerja yang memperoleh peningkatan kompetensi.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja merupakan kunci untuk memperkuat hubungan industrial nasional. Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” katanya.

Sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan Sinergi Pilar Bangsa, dilakukan pengalungan atribut kepada peserta pelatihan, penyerahan Buku Penerapan Hubungan Industrial Pancasila Berdasarkan Falsafah Tiga Tangan serta pemukulan gong oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri dan Direktur PT. HM Sampoerna Tbk, Rianto Probo Hartono.

Selain pelatihan upskilling dan reskilling, kegiatan ini juga menghadirkan talkshow bertema “Internalisasi Pancasila dan Hubungan Industrial yang Harmonis, Produktif dan Transformatif” dengan narasumber dari Kemnaker, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Universitas Airlangga, PT. HM Sampoerna Tbk serta PP FSP RTMM SPSI. (Alin)

Berita Terkait

Pengamat: Pertaruhan Marwah Hukum di Tengah “Perang Attrition” Lembaga
Benarkan Fery Boboho Terlibat Sebagai Perantara Suap Jampidsus Febri Ardiansyah?
AI Mengubah Cara Bekerja, SDM Unggul Kunci Hadapi Perubahan Dunia Kerja
Peningkatan Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
Kejati DKI Didesak Jelaskan Mandeknya Kasus Pemerasan di Kemenkumham
Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan
AKHERA Minta Presiden Nonaktifkan Menhut Raja Juli Antoni
Demo BEM UI di Hari HUT Bhayangkara Menuai Sorotan Publik
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:38 WIB

Pengamat: Pertaruhan Marwah Hukum di Tengah “Perang Attrition” Lembaga

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:49 WIB

Benarkan Fery Boboho Terlibat Sebagai Perantara Suap Jampidsus Febri Ardiansyah?

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:35 WIB

Peningkatan Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja Masa Depan

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:48 WIB

Kejati DKI Didesak Jelaskan Mandeknya Kasus Pemerasan di Kemenkumham

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan

Berita Terbaru

Photo: Plt. Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja & Acara Haul ke-5 H. Eka Supria Atmaja.

Seputar Bekasi

Ini Kata Plt. Bupati Bekasi di Haul ke-5 Almarhum H. Eka Supria Atmaja

Jumat, 10 Jul 2026 - 09:31 WIB

Photo: Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto

Seputar Bekasi

AKHERA Desak APH Usut Dugaan Korupsi Proyek IPAL TPA Burangkeng

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:32 WIB