Pengukuhan PPPSRS Apartemen Grand Center Poin Bekasi Nyaris Ricuh

- Jurnalis

Sabtu, 27 April 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Pengukuhan PPPSRS Apartemen Grand Center Poin Bekasi

Acara Pengukuhan PPPSRS Apartemen Grand Center Poin Bekasi

BERITA BEKASI – Pengukuhan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) Grand Center Point Bekasi Periode 2024-2027 berlangsung ricuh.

Kericuhan itu, terjadi antara penghuni atau pemilik Unit Apartemen Center Poin Bekasi dengan pihak panitia penyelenggara acara.

“Masalahnya, kedua belah pihak merasa memiliki kepengurusan PPPSRS pada Tower C-D masing-masing,” terang salah satu penghuni kepada Matafakta.com, Sabtu (27/4/2024).

Sehingga, katanya, pihak penyelenggara panitia Pemilihan PPPSRS yang berlangsung di Hotel Horison tidak melibatkan semua penghuni Apartemen.

“Jadi, penghuni atau pemilik unit ada yang dilarang masuk keruangan acara pemilihan Pengurus dan Ketua Pengawas PPPSRS,” jelasnya.

Terlihat sejumlah orang datang diacara Pengukuhan dan Pembahasan AD-ART PPPSRS Center Poin terjadi perdebatan lantaran dilarang masuk keruangan Ballroom Hotel Horison.

Baca Juga :  Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin Terus Meroket

Sejumlah petugas keamanan dari Hotel Horison dan pihak Panitia berjaga-jaga guna mengantisipasi perselisihan hingga terjadinya benturan fisik antar penghuni.

Sebab, beberapa orang yang prontal yang mengaku sebagai pemilik Unit Apartemen merasa keberatan, lantaran tidak dilibatkan dalam rapat pemilihan kepengurusan PPPSRS.

“Jadi, beberapa penghuni yang dianggap memprovokasi kerusuhan dikeluarkan dari ruangan oleh petugas,” pungkasnya. (Dhendi)

Berita Terkait

LSI Rilis Survey Dimasa Tenang, AMPUH: Bawaslu Kota Bekasi Jangan Diam
Diterpa Isue Miring Tak Pengaruhi Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin
Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin Terus Meroket
Ini kata Terduga Pelaku Penganiaya Wartawan di Depan Gedung PWI Bekasi
Jelang 27 November, Panwascam Karang Bahagia Gelar Rakernis
Soal Kades Serang, JNW: Luar Biasa Pemkab Bekasi Ngelawan Putusan Pengadilan  
FKMPB: Siapa Bertanggung Jawab Soal ADD Desa Serang Ciksel?
FKMPB: Kekuasaan Bermain di Desa Sumberjaya dan Desa Serang Ciksel
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 November 2024 - 13:23 WIB

LSI Rilis Survey Dimasa Tenang, AMPUH: Bawaslu Kota Bekasi Jangan Diam

Sabtu, 23 November 2024 - 21:35 WIB

Diterpa Isue Miring Tak Pengaruhi Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin

Sabtu, 23 November 2024 - 20:37 WIB

Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin Terus Meroket

Sabtu, 23 November 2024 - 14:49 WIB

Ini kata Terduga Pelaku Penganiaya Wartawan di Depan Gedung PWI Bekasi

Jumat, 22 November 2024 - 11:36 WIB

Jelang 27 November, Panwascam Karang Bahagia Gelar Rakernis

Berita Terbaru

Ilustrasi

Berita Ekonomi

Emas Menguat, Perak Naik dan Minyak Menghadapi Titik Balik yang Kritis

Selasa, 26 Nov 2024 - 22:37 WIB

Suasana Persidangan

Hukum

Perkara PT. EEES, Kuasa Hukum Sebut David Saksi Bayaran

Selasa, 26 Nov 2024 - 22:29 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar Bersama Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni

Berita Utama

Kapuspenkum Bantah Pemberitaan Soal Dugaan Alat Sadap

Selasa, 26 Nov 2024 - 22:12 WIB

Ilustrasi

Berita Utama

LAKSI Kecam Adanya Opini Liar Soal Netralitas Polri di Pilkada 2024

Selasa, 26 Nov 2024 - 21:15 WIB

Foto: Saat Investigasi ke Kantor PT. PSP Pemenang Proyek Rp950 Miliar Kejaksaan Agung

Berita Utama

JNW Sesalkan Kejagung “Bungkam” Soal Dugaan Proyek Fiktif

Selasa, 26 Nov 2024 - 20:55 WIB