Ini Klarifikasi Lurah Mustikajaya Soal Issue Terlibat Politik Praktis

- Jurnalis

Rabu, 8 November 2023 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ahmad Jajuli

Foto: Ahmad Jajuli

BERITA BEKASI – Lurah Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, membantah jika dirinya terlibat politik praktis atas beredarnya screenshoot whatsapp group “Kopi Bro” yang menyudutkan dirinya tidak netral.

“Kebetulan saya baru dua bulan menjadi Lurah disini, belum lama saya dimasukan di group Whatsapp Kopi Bro. Karena ingin memperkenalkan diri, saya undanglah kumpul-kumpul ngopi,” kata Ahmad Jazuli kepada Matafakta.com, Rabu (8/10/2023).

Maksud undangan yang dikirimkannya lewat WAG Kopi Bro itu, Jazuli mengaku sekedar untuk perkenalan silaturahmi sekaligus ingin membahas seputar kegiatan sosial kemasyarakatan diwilayah Mustikaya.

“Jadi ngak ada maksud saya mengundang untuk membahas hal-hal politik, hanya ingin berikan dan menerima saran masukan lingkup kegiatan sosial aja intinya,” jelas Jajuli.

Jazuli juga mengetahui bila WAG Kopi Bro itu sudah ada sejak dirinya masih berdinas di Kecamatan Bekasi Barat sebagai Kepala Seksi Sumber Daya Masyarakat (Kapermas).

Dia juga mengaku tidak dapat menolak kepada siapapun untuk berkomunikasi, termasuk komunitas-komunitas yang ada khususnya diwilayah kerja Mustikajaya.

Baca Juga :  LSI Rilis Survey Dimasa Tenang, AMPUH: Bawaslu Kota Bekasi Jangan Diam

“Karena menurut saya WAG Kopi Bro itu grup komunitas, jadi saya berpikirnya bisa sinergi seputar kegiatan sosial seperti K3 atau Kamtibmas,” ulasnya.

Namun demikian, dirinya meminta maaf jika komunikasi di WAG Kopi Bro yang sempat viral itu sudah membuat instansi tempatnya bertugas menjadi kurang nyaman.

“Saya minta maaf jika apa yang saya maksud itu berbeda penilaiannya, dan saya juga sudah ditegur diberikan nasihat oleh pak Camat dan Nota Dinas kelarifikasi juga sudah dibuat,” pungkasnya. (Dhendi)

Berita Terkait

LSI Rilis Survey Dimasa Tenang, AMPUH: Bawaslu Kota Bekasi Jangan Diam
Diterpa Isue Miring Tak Pengaruhi Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin
Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin Terus Meroket
Ini kata Terduga Pelaku Penganiaya Wartawan di Depan Gedung PWI Bekasi
Jelang 27 November, Panwascam Karang Bahagia Gelar Rakernis
Soal Kades Serang, JNW: Luar Biasa Pemkab Bekasi Ngelawan Putusan Pengadilan  
FKMPB: Siapa Bertanggung Jawab Soal ADD Desa Serang Ciksel?
FKMPB: Kekuasaan Bermain di Desa Sumberjaya dan Desa Serang Ciksel
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 November 2024 - 13:23 WIB

LSI Rilis Survey Dimasa Tenang, AMPUH: Bawaslu Kota Bekasi Jangan Diam

Sabtu, 23 November 2024 - 21:35 WIB

Diterpa Isue Miring Tak Pengaruhi Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin

Sabtu, 23 November 2024 - 20:37 WIB

Jelang Pencoblosan, Elektabilitas Heri Koswara-Sholihin Terus Meroket

Sabtu, 23 November 2024 - 14:49 WIB

Ini kata Terduga Pelaku Penganiaya Wartawan di Depan Gedung PWI Bekasi

Jumat, 22 November 2024 - 11:36 WIB

Jelang 27 November, Panwascam Karang Bahagia Gelar Rakernis

Berita Terbaru

Ilustrasi

Berita Ekonomi

Dinamika Emas, Perak dan Minyak di Tengah Gejolak Global

Senin, 25 Nov 2024 - 23:04 WIB

Paslon Nomor Urut 03, Tri Adhianto-Haris Bobihoe

Seputar Bekasi

LSI Rilis Survey Dimasa Tenang, AMPUH: Bawaslu Kota Bekasi Jangan Diam

Senin, 25 Nov 2024 - 13:23 WIB