Forkopimda Jawa Timur Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

- Jurnalis

Jumat, 21 Oktober 2022 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimda Jawa Timur

Forkopimda Jawa Timur

BERITA SURABAYA – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto bersama Forkopimda Jawa Timur menggelar apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Jawa Timur bertempat di Lapangan Brawijaya Makodam V Brawijaya di Jalan Raden Wijaya No. 01, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (20/10/2022).

Pada kegiatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bertindak selaku Pimpinan Apel dengan didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Tony Hermanto dan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI, Dr. Tolhas Sininta Nauli Basana Hutabarat serta dihadiri para pejabat utama di Satuan jajaran TNI -Polri yang berada di Jawa Timur.

Apel Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Jawa Timur digelar untuk antisipasi dan mitigasi bila terjadi bencana alam akibat cuaca ekstrim yang akhir-akhir ini terjadi, mengingat wilayah Provinsi Jawa Timur, memiliki kondisi geografi, geologi, hidrologi dan demografi yang berpotensi terjadinya bencana alam.

“Sehingga perlu adanya kesiapsiaagaan baik dari Unsur Pemerintah Daerah, Unsur TNI-Polri, BPBD dan seluruh elemen masyarakat dalam menanggulangi berbagai resiko yang terjadi akibat bencana alam,” kata Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi Keologi dan Geofisika (BMKG) pada 17 Oktober 2022, hasil analisa dinamika atmosfer di wilayah Provinsi Jawa Timur terkini menunjukkan adanya pola konvergensi serta perambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

Menurutnya, aktifnya fenomena gelombang atmosfer serta suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara 0,5 sampai 2,5 derajat Celcius yang mengakibatkan suplai uap air akan semakin banyak.

Nah, kondisi inilah sambung Khofifah yang  mempengaruhi pembentukan awan-awan komulonimbus yang semakin intens dan dapat menyebabkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, angin puting beliung dan terjadinya hujan es.

“Jadi, berkenaan dengan itu  masing-masing kepala daerah, saya harap bisa membuat rencana kontingensi sesuai dengan potensi peta bencana yang akan terus di update oleh BMKG. Sehingga kemungkinan terjadinya kerugian yang bisa ditimbulkan akibat bencana alam bisa diminimalisir secara bersama-sama,” tambahnya.

Disamping itu, Khofifah menyarankan agar melaksanakan simulasi gladi dan latihan-latihan secara terpadu sehingga masing-masing sektor akan mengerti apa yang akan dilakukan pada saat terjadinya bencana alam.

“Melalui Apel ini, diharapkan dapat memberikan penguatan-penguatan tentang pentingnya kesiapsiagaan, kewaspadaan dan tanggap darurat di daerah masing-masing, serta dapat mewujudkan kesamaan gerak dan langkah dalam upaya penanggulangan bencana alam yang terjadi di Jawa Timur secara lebih optimal,” pungkasnya. (Alina)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB