Terdakwa Shinta Mengaku Diarahkan Manajer Pemasaran BRI Tanah Abang

- Jurnalis

Jumat, 29 Oktober 2021 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi terkait penyalahgunaan pemberian dana kredit tanpa agunan Briguna dari Kantor Cabang BRI Jakarta Tanah Abang sebesar Rp94,5 miliar terus membuat banyak kejutan.

Salah satunya, ternyata ide awal untuk menggunakan identitas fiktif diduga berasal dari Kevin yang merupakan kolega terdakwa Jasmina Julie Fatimah Dirut PT. Jasmina Asri Kreasi (JAK) sendiri. Namun Jasmina sendiri tidak menjelaskan identitas lengkap koleganya tersebut.

“Ide penggunaan identitas palsu itu datang dari Kevin. Dia mengatakan, jika pihak bank menolak dokumen pihak A bisa menggunakan dokumen pihak B. Tugasnya bagian penagihan,” kata terdakwa Jasmina saat ditanya kuasa hukumnya diruang persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021) sore.

Hal itu, diungkapkan Jasmina saat persidangan mengagendakan pemeriksaan terdakwa. Selain Jasmina, turut juga diperiksa 4 terdakwa lainnya dari PT. JAK yakni Max Julisar Indra, Sunarya alias Rian, Annatasia Rany Nur serta mantan karyawan BRI, Shinta Dewi Kusumawardhany.

Pasalnya kata Jasmina, perusahaan yang bergerak di bidang “jasa” hiburan membutuhkan dana. Sebab dirinya kerap ditolak pihak bank ketika akan mengajukan pinjaman lantaran ketidaklengkapan dokumen pegawainya.

“Seperti pihak bank meminta e-KTP pegawai. Sedangkan pegawai kami rata-rata belum memiliki KTP elektronik,” ungkap kekasih gelap terdakwa, Max Julisar Indra.

Selain penggunaan data bodong, menurut pengakuan terdakwa Shinta Dewi Kusumawardhany dihadapan Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri, dirinya diarahkan Yoga yang menjabat sebagai Manajer Pemasaran BRI Tanah Abang.

“Saya diarahkan oleh Pak Yoga Manajer Pemasaran BRI untuk menerima dokumen PT. JAK. Sebab dia (Yoga) sudah mempunyai pengalaman saat bekerja di BRI Sunter, Jakarta Utara,” pungkas Shinta. (Sofyan)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB