Posisi Ketum PBNU, Cak Imin Bisa Jadi Calon Terkuat Capres 2024

- Jurnalis

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Politik Digital dari Institute for Digital Democracy (IDD), Bambang Arianto

Pengamat Politik Digital dari Institute for Digital Democracy (IDD), Bambang Arianto

BERITA JAKARTA – Pengamat politik Institute for Digital Democracy (IDD) Bambang Arianto, menilai Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami) atau dikenal Cak Imin dapat berpeluang besar menjadi Ketum PBNU melalui Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, 23-25 Desember 2021 mendatang.

“Sebelum muktamar saja kita sudah banyak melihat bertebaran pamflet yang bermaterikan delapan tokoh muda NU dengan tulisan “Sekarang Waktunya yang Muda Jadi Ketum PBNU”. Apalagi dalam pamflet tersebut terpampang foto Cak Imin berada dibarisan paling depan,” kata Bambang kepada Matafakta.com, Sabtu (2/10/2021)

Dari sisi konten pamflet seolah ini ingin memberikan kode, bahwa sosok Cak Imin akan menjadi salah satu kandidat terkuat ketum PBNU. Hal itu tanpa alasan, sebab bagaimanapun Cak Imin telah berhasil membenahi internal Partai Kebangkitan bangsa (PKB) yang beberapa tahun silam pernah mengalami perpecahan dan konflik berkepanjangan.

“Bahkan, Cak Imin berhasil menyatukan berbagai faksi-faksi politik yang bertikai dalam tubuh PKB untuk kemudian bersatu kembali guna membesarkan partai. Inikan prestasi luar biasa bagi figur muda seperti Cak Imin. Artinya, segala prestasi di PKB ini bisa menjadi karpet merah bagi Cak Imin untuk bisa melaju menjadi ketum PBNU,” ungkapnya.

Bila kemudian, Cak Imin berhasil merebut Ketum PBNU, tentulah peluang untuk menjadi kandidat terkuat dalam Capres 2024 semakin terbuka lebar. Pasalnya dalam kontestasi politik Indonesia, sosok ketum PBNU memiliki magnet tersendiri untuk bisa meraih elektoral. Apalagi kita ketahui bahwa NU merupakan ormas terbesar di Indonesia yang artinya kuasa yang dimiliki PBNU lebih besar ketimbang PKB.

“Bahkan dalam konteks politik Indonesia, restu dari NU akan sangat dinantikan banyak pihak, ketika akan mengarungi kontestasi politik. Artinya dengan model kepemimpinan yang partisipatif dan aktif merangkul semua golongan, membuat saya yakin Cak Imin atau Gus Ami sangat berpeluang besar menjadi Capres terkuat 2024,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB