Pengamat: Jangan Tunggu Viral Dulu Baru Dengarkan Persoalan Rakyat

- Jurnalis

Kamis, 16 September 2021 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Politik Digital dari Institute for Digital Democracy (IDD), Bambang Arianto

Pengamat Politik Digital dari Institute for Digital Democracy (IDD), Bambang Arianto

BERITA JAKARTA – Peternak yang membentangkan poster saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di Blitar akhirnya diundang ke Istana.

Sebelumnya peternak bernama Suroto sempat viral karena membentangkan poster bertuliskan “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar” ketika Presiden Jokowi melintas perlahan di Jalan Moh Hatta Blitar pada 7 Agustus 2021.

Pengamat politik Institute for Digital Democracy (IDD) Bambang Arianto, menilai Presiden Jokowi diharapkan jangan menunggu viral dulu baru mau mendengarkan persoalan yang dihadapi rakyat.

“Apalagi Presiden Jokowi seringkali melakukan blusukan, sehingga kesempatan tersebut seharusnya dapat menjadi tempat terbaik untuk mendengarkan semua persoalan yang dihadapi oleh rakyatnya,” kata Bambang, Kamis (16/9/2021).

Mengenai aksi protes yang dilakukan peternak Suroto, menurut Bambang kalau dalam konteks demokrasi digital, cara yang dilakukan oleh Suroto dengan membentangkan poster dan memancing perhatian publik sudah tepat.

Pasalnya, sambung Bambang, dengan menjadi pusat perhatian publik tentu akan memancing reaksi publik untuk mengabadikannya lewat konten video dan ini bisa dipastikan viral di media sosial.

“Kita tahulah, kekuatan media sosial bisa memancing emosi warganet dan konten yang viral tentunya dapat menjadi opini public,” jelasnya.

Selain itu, bermunculan kritik sosial yang akhir-akhir ini terjadi membuktikan bahwa masih terjadi kebuntuan saluran aspirasi publik yang seharusnya menjadi tugas utama partai politik.

“Tapi terlepas dari semua ini, patut kita apresiasi sikap Presiden Jokowi yang mau mengundang peternak Suroto ke Istana, sebagai bukti Presiden Jokowi tidak “baperan” terhadap kritik rakyat,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB