Call Center 110 Akan Memanfaatkan Artificial Intelligence

- Jurnalis

Selasa, 8 Juni 2021 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Peluncuran nomor pelayanan pengaduan dengan kode akses 110 oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu, disambut hangat oleh Komunitas Smart 110.

Kepada Matafakta.com, Ketua Umum Komunitas Smart 110, Arief Wibowo mengatakan, layanan 110 diharapkan dapat menjadi sentral pelayanan public.

“Tidak hanya pelayanan kepolisian, juga untuk pelayanan publik seperti pemadam kebakaran, penanganan bencana dan lainnya,” kata Arief, Selasa (8/6/2021).

Dikatakan Arief, salah satu keberhasilan call center 911 di Amerika Serikat (AS) adalah partisipasi komunitas masyarakat yang menginginkan keberhasilan layanan ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Smart 110 berharap kedepan, semoga tidak hanya dapat diakses melalui saluran telepon juga ada aplikasi diponsel,” ucapnya.

Menurutnya, hal ini penting untuk mendekatkan layanan 110 dengan generasi milenial yang aktivitasnya lekat dengan smartphone.

“Pengemasan ini penting agar 110 menjadi sahabat milenial. Terobosan lainnya dalam aplikasi, masyarakat yang ingin mengurus SKCK atau surat kehilangan, tinggal lapor dan mendownload surat-surat tersebut,” jelasnya.

Selain itu, ada fungsi video call untuk validasi laporan selain NIK pelapor. Hal ini dapat membantu layanan contactless,” paparnya.

Arief mengatakan kelak akan ada kebutuhan drone dengan fungsi pendamping patroli Babinkamtibmas yang dapat menjadi respon cepat dari kanal 110 atas laporan masyarakat.

Menurut Doktor Ilmu Komputer Universitas Budi Luhur ini menambahkan, call center 110 dapat ditingkatkan dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), sesuai arahan Presiden dan pesan Kapolri, mengingat perkembangan teknologi sudah sedemikian maju.

“Terkait nomor call center lain yang sudah lebih dahulu hadir sebaiknya nomor – nomor tersebut tidak dihilangkan, cukup diforward panggilannya ke 110. Kalau dihilangkan, nanti masyarakat akan kebingungan,” tegasnya.

Lebih lanjut Arief mengatakan, sebaiknya layanan 110 juga hadir ditempat transportasi publik seperti Transjakarta, MRT, Kereta Api dan LRT.

“Jadi misalnya kalau ada masyarakat yang kecopetan dan tidak dapat lapor ke 110, karena ponselnya hilang, dia dapat mengakses 110 melalui touch screen 110 yang ada di tempat-tempat umum untuk melaporkan hal tersebut. Agar polisi dapat segera bertindak,” tuturnya.

Komunitas Smart 110 yang anggotanya dari berbagai latar belakang masyarakat sipil, sebagai mitra Polri optimis layanan 110 akan dapat efektif menekan angka kejahatan dan diterima oleh masyarakat dan akademisi.

Komunitas Smart 110, tambah Arief, siap berkolaborasi dalam analisis Big data dan Data Mining dari database call center 110 nasional, untuk mendapatkan pola kejahatan, prediksi gangguan Kamtimbas, Manajemen Lalu Lintas hingga deteksi daerah rawan kriminal.

“Penerapan TIK (Teknologi Informasi Komputer) saat ini yang dibarengi optimalisasi AI sesuai dengan kebutuhan Polri dalam melayani dan memberikan rasa aman pada masyarakat,” pungkasnya. (Stave)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB