KKB di Papua Makin Panas, Tiga Anggota TNI Terluka Sulit Dievakuasi

- Jurnalis

Kamis, 29 April 2021 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua IPW Neta S Pane

Ketua IPW Neta S Pane

BERITA JAKARTA – Situasi Papua saat ini kian panas, tiga anggota TNI yang luka-luka dalam baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Ilaga Utara, belum bisa dievakuasi karena helikopter yang hendak mengevakuasi ditembaki KKB yang menguasai kawasan tersebut.

Informasi yang diperoleh Ind Police Watch (IPW), Helli Karakal dari Bandara Ilaga menuju TKP di Kamp Lumawi untuk mengevakuasi tiga anggota TNI yang luka ke Bandara Timika gagal mendarat.

“Sebab heli Karakal terus ditembaki kelompok KKB. Untuk itu, heli masih standby di Bandara Aminggaru Ilaga sambil mencari celah agar bisa melakukan evakuasi terhadap ketiga korban,” kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane kepada Matafakta.com, Kamis (29/4/2021).

Dikatakan Neta, aksi tembak menembak antara TNI dan KKB terjadi Selasa 27 April 2021 pukul 08.00 WIT, disekitar Markas Lumawi, Kamp Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. Kontak tembak itu, antara Tim Satgas Ops Nemangkawi Polri dan TNI dengan kelompok KKB pimpinan, Lekagak Telenggen.

“Dalam kontak tembak itu, tiga anggota Tim Satgas Belukar terkena tembakan dan lima anggota KKB juga terkena tembakan. Ketiga anggota TNI yang luka tembak adalah, Ipda Anton Tonapa yang terkena pada bagian bahu. Lalu Bripda Wily terkena paha atas dan satu lagi belum diketahui identitasnya,” ungkap Neta.

Hingga saat ini, sambung Neta, masih dilakukan upaya evakuasi. Jika Heli Karakal tidak bisa tembus masuk ke Markas Lumawi, karena ditembaki KKB, rencananya akan dilakukan evakuasi melalui jalan darat, dengan menggunakan kendaraan roda empat.

“Jika ini dilakukan, IPW khawatir kontak tembak akan terjadi lagi. Untuk itu aparatur TNI Polri harus mengantisipasinya secara cermat agar tidak ada lagi aparatur TNI yang tertembak,” ujarnya.

IPW mengapresiasi sikap tegas Kapolri untuk memburu KKB, karena kekerasan yang dilakukan KKB telah menimbulkan korban jiwa tidak hanya dari kalangan masyarakat tetapi juga prajurit Polri maupun TNI. Bagaimana pun negara tidak boleh kalah dengan KKB.

Untuk itu, tambah Neta, IPW berharap personil Satgas Nemangkawi agar tidak gentar melakukan pengejaran terhadap KKB, meski IPW meragukan sikap profesionalnya, mengingat Papua memiliki dua Medan yang berbeda, yakni gunung dan hutan belantara.

“Untuk menghadapinya perlu mental yang kuat dan strategi yang jitu. Jika tidak personil TNI Polri akan menjadi bulan bulan KKB,” pungkasnya. (Usan)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan
Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta
Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim
Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli
Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!
Viral Sebut Istri Polisi Ustadz Dipaksa Klarifikasi Soal Anaknya Ngerokok
OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden 
Astara Studio Terapkan BIM “Hadirkan Kepastian Desain dan Konstruksi Lebih Terukur”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Tata Ulang Data Kelembagaan & Batas Wilayah Desa Jambanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Hukum dan Jurnalistik: Dua Profesi, Satu Pertarungan Mencari Fakta

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:01 WIB

Kepala Daerah Terbukti Melakukan Korupsi Menjadi Alasan Pemberat Bagi Hakim

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:38 WIB

Ini Kata Silaen Soal Omon-omon Pejabat Sok Tegas dan Sok Peduli

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:44 WIB

Pejabat Seringkali Lemparkan Pernyataan Seolah Rakyat Bodoh dan Tolol!

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB