Satgas Antimafia Bola Berhasil Tangkap DPO Skor KH dan HN

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2020 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola akhirnya berhasil menangkap dua tersangka lagi dalam kasus pengaturan laga di Liga 3 antara Perses Sumedang dan Persikasi Bekasi.

Penangkapan pria berinisial HN dan KH yang sempat buron masuk dalam daftar Pencarian orang (DPO) dirilis Satgas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ).

“Saya menyampaikan bahwa kami diberi tenggat waktu sampai Februari. Alhamdulillah dua tersangka berinisial HN (anggota Komite Eksekutif Asprov PSSI Jawa Barat) dan KH (Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Bekas) sudah kami amankan,” terang Brigjen Pol. Hendro Pandowo, Kasatgas Antimafia Bola, Rabu (26/2/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah memeriksa untuk pemberkasan. Selanjutnya, berkas akan kami kirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk lanjut dilakukan proses pelimpahan tahap kedua dan persidangan,” lanjut Hendro.

Tersangka HN dan KH merupakan buronan Satgas sejak November 2019. HN sendiri ditangkap dalam indekosnya di bilangan Menteng Atas, Jakarta Selatan, pada 18 Februari lalu. Sehari berselang, giliran KH yang diamankan Satgas di daerah Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.

“Pelarian pelaku tidak jauh dari daerah Jakarta dan Jawa Barat. HN kami tangkap di Menteng dan KH di Bekasi. Semuanya tanpa perlawanan,” kata Hendro.

Baca Juga :  Kejari Kabupaten Tegal Memburu Pelaku Korupsi Dana Desa

Dua tersangka tersebut punya peran masing-masing dalam pengaturan laga Perses kontra Persikasi. Seperti diketahui, Persikasi memesan kemenangan melawan Perses agar punya peluang besar promosi dari Liga 3 ke Liga 2.

Humas Satgas, Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, HN merupakan anggota Komite Eksekutif Asprov PSSI Jabar berperan mengatur pemilihan wasit pertandingan. Sementara, KH yang menjabat Dewan Pengawas Persikasi sebagai pemberi uang kepada manajemen Persikasi untuk diteruskan kepada HN yang bisa mengatur penugasan wasit.

Dari hasil pendalaman, Satgas menemui rute aliran uang. Setelah penyidikan terhadap KH, Satgas menemukan uang sebesar Rp60 juta untuk pengaturan Laga. Dana itu, kemudian diserahkan kepada manajemen Persikasi yang berinisial B. Lalu, sebesar Rp25 juta diserahkan kepada perangkat pertandingan.

“Pembagiannya macam-macam. Misalnya Rp8 juta kepada wasit utama. Sisanya kemudian dibagi-bagi,” tandas Yusri.

Hendro menambahkan, dana yang didistribusikan untuk tersangka dari Asprov PSS Jawa Barat berkisar Rp12 sampai Rp20 juta. “Perlu pendalaman lagi. Soalnya, ada indikasi bahwa tidak satu pertandingan itu saja. Ada indikas pertandingan lain diatur juga,” kata Hendro.

Baca Juga :  Kejari Kabupaten Bekasi Selesaikan Kasus Sadi Bin Kadin Dengan Restoratif Justice

Dua tersangka yang baru ditangkap Satgas merupakan lanjutan dari penangkapan enam tersangka sebelumnya. Sebagai informasi, dalam partai Perses vs Persikasi yang digelar Stadion Ahmad Yani (Sumedang) pada 6 November 2019, Satgas menemukan adanya pengaturan laga yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Persikasi.

Sebelumnya, 6 tersangka berinisal DSP (Wasit Utama), B, HR (Manajemen Persikasi), SH (Manajer Persikasi), MR (Perantara) dan DS (Komite Penugasan Wasit Asprot PSSI Jawa Barat) berhasil diringkus pada 22 November 2019. Mereka tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sumedang.

Total tersangka dalam kasus pengaturan pertandingan Perses kontra Persikasi berjumlah delapan orang. Mereka semua disangkakan melanggar Pasal 2 atau 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Penangkapan HN dan KH menandai tuntasnya pekerjaan tertunda di Satgas jilid kedua. Kini, Satgas masih punya pekerjaan rumah pada jilid satu untuk merampungkan berkas perkara tersangka Vigit Waluyo.

“Semoga kami bisa tuntaskan satu tunggakan kami. Tentu sekarang kami mengedepankan langkah preventif agar tidak terjadi lagi match fixing. Makanya, kami sekarang melakukan pengawasan terhadap Liga 1, 2, dan 3 plus perekrutan pemain Timnas Indonesia,” pungkas Hendro. (Mul)

Berita Terkait

Kejari Kabupaten Tegal Memburu Pelaku Korupsi Dana Desa
Kejari Kabupaten Tegal Pamer Hasil Capaian Kinerja
Kejari Kabupaten Bekasi Selesaikan Kasus Sadi Bin Kadin Dengan Restoratif Justice
Waduh..!!!, Setahun Kejari Jakpus Tak Sidangkan Pemalsuan Surat KSP Indosurya
Soal Final Kepailitan, Praktisi Hukum Persoalkan Trasparansi Publik PN Jakpus
Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Korupsi Surat Garansi Bank
Penyidikan Perkara Komoditi Emas 109 Ton Kian Seru
Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus “Warning” Satgas Judol dan Bareskrim
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:26 WIB

Dewan Pembina YJSI Bangga Jadi Pembawa Acara di Puncak “HKN” 2024

Kamis, 25 Juli 2024 - 11:50 WIB

LQ Indonesia Law Firm Resmi Laporkan PT. Sentratama Investor Future

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:35 WIB

Bela Nikita Mirzani, Alvin Lim Sebut Polri Gagal Berantas Judi Online

Selasa, 23 Juli 2024 - 23:27 WIB

Aspidsus Kejati DKI di Desak Tuntaskan Perkara Pemerasan dan Gratifikasi

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:56 WIB

Waduh…!!!, Polisikan Direktur, Pemilik Perusahaan PT. NKLI Malah Tersangka

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:38 WIB

Ketua DPD-RI Lakukan Abuse OF Power untuk Legangkan Kekuasaan

Selasa, 23 Juli 2024 - 00:26 WIB

Tampil Sebagai Komandan Upacara, Kejari Jakut Diapresiasi Rekan Sejawat

Selasa, 23 Juli 2024 - 00:14 WIB

Advokat La Ode: Aturan yang Menjebak, Judi Online Dilegalkan?

Berita Terbaru

Video Viral Instagram Samatri Official

Seputar Bekasi

Tanggapi Instagram Samatri, JNW: Jangan di Jogetin Tapi Bahan Evaluasi

Kamis, 25 Jul 2024 - 14:33 WIB

Foto: Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Pj Walikota Bekasi Ancam Tindak Tegas BUMD Terpapar Politik Praktis

Kamis, 25 Jul 2024 - 13:18 WIB

LQ Indonesia Law Firm

Berita Utama

LQ Indonesia Law Firm Resmi Laporkan PT. Sentratama Investor Future

Kamis, 25 Jul 2024 - 11:50 WIB

KB TK AL-CHASANAH

Megapolitan

KB TK AL-CHASANAH Gelar Imunisasi Polio dan Gerakan Aksi Bergizi

Kamis, 25 Jul 2024 - 10:32 WIB