Wamenaker: Kompetensi Teknisi Ponsel Harus Jawab Kebutuhan Industri

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor.

Photo: Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor.

BERITA JAKARTA – Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut teknisi ponsel memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Teknisi perlu adaptif terhadap inovasi terbaru, memiliki kemampuan analisis dan pemecahan masalah, serta menguasai standar pelayanan dan keselamatan kerja.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, peningkatan kompetensi teknisi perlu diikuti dengan kesempatan berkompetisi.

Karena itu, Kemnaker untuk pertama kalinya memasukkan kategori teknisi ponsel dalam Indonesia Skills Competition (Inaskill) 2026.

“Teman-teman teknisi boleh ikut dan ini baru pertama kali lomba teknisi ponsel masuk kategori lomba yang kita siapkan,” terangnya.

“Finalnya nanti akan diadakan oleh Ditjen Binalavotas,” sambung Afriansyah menutup World Cup Circuit Global Championship (CGC) Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Kategori teknisi ponsel tersebut akan dilombakan di Gedung Vokasi Kemnaker di Jalan Gatot Subroto No.44, Jakarta Selatan.

Kemnaker juga memotivasi komunitas teknisi ponsel di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional tersebut.

Menurut Afriansyah, tuntutan terhadap teknisi semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

Karena itu, kemampuan teknisi perlu terus disesuaikan dengan perkembangan inovasi dan kebutuhan industri.

“Dengan begitu, kualitas SDM teknisi nasional dapat menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang semakin modern,” katanya.

Afriansyah berharap kompetisi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas teknisi Indonesia agar semakin teruji dan mampu bersaing secara global.

“Kemnaker berharap teknisi Indonesia semakin teruji dan mampu bersaing secara global. Kami juga memotivasi komunitas teknisi ponsel di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, CGC Indonesia 2026 yang ditutup Wamenaker menghasilkan tujuh pemenang yang berhak mengikuti CGC World Cup 2026 di Poly World Trade Center Expo (PWTC Expo), Guangzhou, Tiongkok, pada 10–11 Oktober 2026. (Aji)

Berita Terkait

Silfester Matutina Belum Tertangkap, LP3HI Soroti Kegagalan Institusional Kejaksaan
Serahkan Senjata, Empat Anggota OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi
Menaker: Data TKA Bisa Jadi Acuan Penyiapan Tenaga Kerja Indonesia
Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditarget Oktober 2026
Ini Kata Ketua DPC SPI Soal Pengesahan UU Pengaturan Reforma Agraria
Ijon Jilid 2, KPK Panggil Eks Pj. Dani Ramdan dan Eks Ketua DPRD Kabupaten Bekasi
Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang
Reforma Agraria Resmi Berpayung Hukum, Akademisi Tekankan Penguatan Implementasi

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 06:22 WIB

Wamenaker: Kompetensi Teknisi Ponsel Harus Jawab Kebutuhan Industri

Senin, 28 September 2026 - 05:59 WIB

Silfester Matutina Belum Tertangkap, LP3HI Soroti Kegagalan Institusional Kejaksaan

Minggu, 27 September 2026 - 15:24 WIB

Serahkan Senjata, Empat Anggota OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Kamis, 24 September 2026 - 11:50 WIB

Menaker: Data TKA Bisa Jadi Acuan Penyiapan Tenaga Kerja Indonesia

Kamis, 24 September 2026 - 09:40 WIB

Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditarget Oktober 2026

Berita Terbaru