BERITA BEKASI – Masjid Jami Abu Bakar Ash-Shiddiq Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) wilayah RW 024, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyembelih 8 Sapi dan 44 Kambing.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Masjid Jami Abu Bakar Ash-Shiddiq, Ustadz Agus Jailani, S.Pd mengatakan, tahun 1447H/2026M, jumlah hewan qurban diwilayah Perumahan VGH RW 024 meningkat baik Sapi maupun Kambing
“Jadi pendistribusiannya juga bertambah. Idul Adha tahun lalu 1446H/2025M, Sapi 5 Kambing 34 dan tahun sekarang 2026, Sapi 8 Kambing 44,” terang Ustadz Jay sapaan akrabnya kepada Matafakta.com, Kamis (28/5/2026).
Alhamdulillah, ucap Ustadz Jay, Allah masih memberikan nikmatnya kepada kita semua, sehingga tahun ini 1447H/2026M, masih dapat mengikuti ibadah sunnah yang sangat dianjurkan agama kita untuk dilakukan yakni, ibadah qurban.
Tak lupa, Ustadz Jay juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh panitia dan juga seluruh warga RW 024 yang sudah memberikan kepercayaan untuk penyembelihannya di Masjid Jami Abu Bakar Ash-Shiddiq.
“Qurban ini bentuk ketaatan, ketakwaan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT yang disimbolkan melalui pengorbanan harta (hewan) dan kerelaan untuk “menyembelih” sifat egois, keserakahan serta cinta dunia,” tuturnya.
Lebih jauh Ustadz Jay mengatakan, semua yang kita miliki hanyalah titipan Allah SWT maka dengan momentum qurban ini kita jadikan semua yang kita miliki ini untuk menjadi kendaraan kebaikan selama hidup didunia.
“Sehingga kelak akan menajadi amal sholeh yang akan menemani kita sampai Yaumil Kiyamah Insyallah Aamiin. Alhamdulillah porses penyembelihan hewan qurban berjalan lancar aman dan amanah Insyallah,” tandasnya.
Terpisah, Ketua RT 01 RW 024, Padmono menambahkan di wilayah RW 024 ada 8 RT, setiap tahun masing-masing RT mengirimkan 10 warga untuk menjadi panitia qurban melaksanakan penyembelihan dan pemotongan daging qurban.
“Alhamdulillah di RW 024 semua bisa dipegang, termasuk yang bagian nyembelih hewan qurban, semua dari warga kita RW 024. Masing-masing RT ngirim 10 warga itu jadi 11 sama Ketua RT-nya,” kata Padmono.
Untuk masak, tambah Padmono, hasil musyawarah RW 024 bersama DKM Masjid Jami Abu Bakar Ash-Shiddiq dilakukan bergilir atau bergantian dengan cara diundi atau dikocok mulai dari RT 01 sampi RT 08 setiap tahun atau Idul Adha.
“Kebetulan Idul Adha 2026 RT 01 yang masak untuk makan siang para panitia penyembelihan hewan qurban. Tahun lalu 2025, RT 04 dengan cara diundi. Alhamdulillah warga RW 024 selalu kompak,” pungkas Padmono. (Lintang)






