Jaksa Agung Sebut “Adhyaksa Shooting Championship” Perkuat Sinergitas Antar Lembaga

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Jaksa Agung ST. Burhanuddin (Tengah) Saat Membuka Adhyaksa Shooting Championship

Photo: Jaksa Agung ST. Burhanuddin (Tengah) Saat Membuka Adhyaksa Shooting Championship

BERITA JAKARTA – Jaksa Agung ST. Burhanuddin secara resmi membuka Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Cup 2025 yang diselenggarakan “Adhyaksa Shooting Club” bekerja sama dengan Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) dan Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PB Perbakin).

Kejuaraan yang mengusung tema “Membangun Empati Menuju Transformasi Kejaksaan”, berlangsung di Lapangan Tembak PB Perbakin, Senayan, Minggu 12 Oktober 2025.

Burhanuddin pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PB Perbakin, Persaja dan panitia penyelenggara ASC atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan rangkaian kegiatan ini di tengah rutinitas tugas sehari-hari.

Burhanuddin juga menyoroti bahwa olahraga menembak adalah olahraga kompetitif yang menuntut kemahiran akurasi dan kecepatan. Selain bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental, ucapnya, menembak dapat mengasah konsentrasi dan meningkatkan pengendalian diri.

Menurutnya, pengendalian emosi dan konsentrasi sangat dibutuhkan dalam perlombaan ini, yang menjadikannya salah satu kegiatan yang sangat direkomendasikan.

Burhanuddin menambahkan, kompetisi ini dapat dijadikan ajang latihan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menembak.

“Mengingat senjata api (senpi), jika digunakan dengan bijak, dapat diperuntukkan sebagai alat membela diri yang penggunanya harus kapabel secara psikis dan fisik,” imbuhnya.

Terkait tema kompetisi, Burhanuddin menjelaskan, bahwa tema ini selaras dengan upaya Kejaksaan yang senantiasa responsif terhadap perkembangan penegakan hukum modern.

Burhanuddin menegaskan, empati dimaknai sebagai kemampuan untuk memahami situasi, perasaan, dan harapan masyarakat.

Seorang Jaksa yang berempati tidak hanya mengambil keputusan berdasarkan aturan hukum semata, tetapi juga dapat menyeimbangkan antara nilai moral, sosial dan kemanusiaan.

Selain itu, transformasi Kejaksaan sejatinya adalah perubahan cara berpikir, bersikap dan bertindak seluruh insan Adhyaksa dalam menjalankan tugas, bukan hanya diukur dari kemajuan teknologi atau perbaikan struktur organisasi.

Burhanuddin pun berharap Kejaksaan tidak hanya menjadi institusi yang modern, adaptif dan transparan, tetapi juga lembaga yang penuh empati, humanis dan berintegritas.

“Kejaksaan harus hadir sebagai pelindung kepentingan masyarakat dan menjamin ditegakkannya keadilan,” tegasnya.

Selain itu, Burhanuddin juga menekankan bahwa membangun empati adalah bagian penting dalam mendukung transformasi Kejaksaan, sehingga hukum dapat ditegakan sesuai dengan hati nurani dan keadilan, tidak secara kaku.

Jaksa Agung juga memaknai Adhyaksa Shooting Championship ini sebagai sarana memperkuat sinergitas antar lembaga dalam suasana kebersamaan dan sportivitas.

Burhanuddin juga mengajak semua pihak menjadikan turnamen ini sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat profesionalisme, mempererat persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa guna terwujudnya Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera.

Kepada para peserta, Jaksa Agung berpesan bahwa, “Perihal menang atau kalah dalam bertanding, bukan segalanya, melainkan bagaimana saudara menikmati perlombaan dan bertanding dengan hati, itulah tujuannya!”

Jaksa Agung berharap kegiatan ini dapat mendukung para shooter dan atlet menembak, khususnya para Jaksa, agar dapat mengasah kemampuan dan keterampilan menembak sehingga mampu mendukung tugas pokok dalam penegakan hukum.

“Saya harap kegiatan ini menjadi momen rutin tahunan yang mampu mencetak atlet menembak berdaya saing di ranah nasional maupun internasional,” tandasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Plt. Wakil Jaksa Agung dan Ketua Umum Persaja, Asep Mulyana, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, Anggota DPR RI Bambang Soesatyo, dan Ketua PB Perbakin Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto.

Kemudian, Jaksa Agung Muda Pidana Militer Mayjen TNI M. Ali Ridho, Jaksa Agung Muda Pengawasan Rudi Margono, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Narendra Jatna, Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Leonard Ebenezer Simanjuntak, dan Ketua ASC Masyhudi. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB