Pegiat Pertanyakan Harga Lelang Interior dan Mebel Sultan Kejari Jakpus

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruko Kantor PT. Global Sentra Niaga (GSN)

Ruko Kantor PT. Global Sentra Niaga (GSN)

BERITA JAKARTA – Pengadaan mebel dan interior kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Jakarta Pusat (Jakpus), terbilang diluar logika publik. Sebab penawaran yang diajukan PT. Global Sentra Niaga (PT. GSN) kelewat mahal namun tetap disetujui.

Padahal, dalam proses lelang pengadaan peralatan pada kantor Kejari Jakpus ada sekitar 35 vendor yang ikut bertarung.

Namun entah kenapa, PT. Megah Berkah Pratama (PT. MBP) yang mengajukan harga penawaran terendah sebesar Rp5 miliar dan CV. Indotech Global (PT. IG) yang mengajukan harga Rp6,6 miliar tidak lolos?.

Sebaliknya, PT. GSN mengajukan nilai untuk peralatan kantor Kejari Jakpus sebesar Rp6,9 miliar yang disetujui.

Untuk itu, Pegiat publik Transparansi Internasional Indonesia (TII), Nasrudin Bahar mempertanyakan harga yang tidak wajar diberikan kepada PT. GSN.

“Secara logika untuk interior kantor Kejari Jakpus Rp7 miliar memang perlu dipertanyakan,” ujar Nasrudin, Selasa (18/2/2025).

Selain dugaan ketidakwajaran harga dalam proyek meubelair di Kejari Jakpus, keberadaan PT. GSN begitu misterius.

Hasil investigasi Matafakta.com, pada Senin 17 Februari 2025, menemukan fakta bahwa di Ruko Blok A-18 No. 30 Cengkareng Timur, Jakarta Barat, tak hanya PT. GSN melainkan ada 12 perusahaan “asal-asalan” yang berkantor.

“Benar pak disini ada 12 kantor kontraktor. Selain PT. GSN ada juga PT. Milenia Multi Prakarsa, PT. Gelora Megah Sejahtera dan masih banyak lagi,” ucap Riyan petugas resepsionis PT. GSN, Senin (17/2/2025) kemarin.

Ada kemungkinan PT. GSN tidak hanya berkantor di Ruko berlantai 4 Cengkareng Timur, Jakarta Barat, akan tetapi PT. GSN diduga kerap berpindah-pindah kantor.

Dalam dokumen persyaratan kualifikasi adminitrasi pengadaan permebelan dan interior Kejari Jakpus, disebutkan harus mempunyai atau menguasai tempat usaha atau kantor dengan alamat yang benar, tetap dan jelas. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB