Sebut Wartawan Bodrex, Agus Budiono: Menteri PDT Belum Dewasa

- Jurnalis

Minggu, 2 Februari 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Agus Budiono

Foto: Agus Budiono

BERITA BEKASI – Ketua Bidang Investigasi Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Agus Budiono, menyesalkan pernyataan Menteri Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto di media sosial baru-baru ini.

Pasalnya, kata Agus dalam cuplikan video yang tersebar luas pada Sabtu 1 Februari 2025, Yandri menyebut, adanya wartawan bodrex yang kerjanya mutar-mutar untuk menakut-nakuti Kepala Desa (Kades).

“Mereka mutar itu, hari ini ke Kepala Desa ini minta satu juta, jadi kalo tiga ratus Desa, tiga ratus juta, kalah tuh gaji Kemendes, gaji Menteri,” ucap Yandri sambil tertawa.

Padahal, sambung, Agus bicara oknum bukan hanya ada di profesi wartawan hampir disegala lini ada, termasuk dikalangan para pejabat, bukan hanya dikalangan profesi wartawan.

“Jadi jangan saling menjelekan dan menjatuhkan. Apalagi sekelas Menteri Yandri harusnya lebih bisa menjaga sikap, bukan seperti anak kecil,” sindir Agus.

Sebaliknya, lanjut Agus, sebagai Kepala Desa atau Kades yang bersih tidak perlu takut terhadap wartawan, karena tidak ada kwajiban Kades untuk memberikan sejumlah uang kepada wartawan.

“Kalau terjadi pemerasan artinya keduanya tidak benar baik Kades-nya maupun wartawannya. Jadi Menteri Yandri harus adil dan berimbang cara berpikirnya jangan hanya memojokan profesi wartawan,” ulasnya.

Pemerasan, lanjut, Agus tidak dibenarkan dalam Undang-Undang (UU) Pers Nomor: 40 Tahun 1999 yang artinya sudah diluar ketentuan Kode Etika Jurnalistik (KEJ) makanya disebut oknum dan itu ada disemua lini, bukan hanya di profesi wartawan.

“Kalau ada oknum wartawan seperti itu silahkan laporkan dan bukan berarti Kadesnya juga benar. Ngak mungkin kalau ngak ada apa-apa tiba-tiba Kades jadi korban pemerasan ya harus ditindak juga,” imbuhnya.

Memang, tambah Agus, selama ini apa tidak banyak oknum pejabat yang tersangkut korupsi uang rakyat hingga ratusan miliar bahkan triliunan yang mengsengsarakan rakyat apa tidak lebih parah dibandingkan dengan prilaku oknum wartawan.

“Jadi Yandri sebagai Menteri harusnya bisa menjaga sikap jangan asal ngomong jangan merasa paling suci lah baik-baik tersandung nanti Anda malu,” pungkas Agus. (Alina)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB