Publik Makin Curiga Oknum Petinggi Kejagung Take Down Pemberitaan

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gedung Kejaksaan Agung RI

Foto: Gedung Kejaksaan Agung RI

BERITA JAKARTA – Ada yang tak biasa dilakukan oknum pejabat tinggi di Kejaksaan Agung dan oknum Pengusaha nakal yang melakukan aksi penurunan berita alias takedown secara mendadak di sejumlah media online.

Pemberitaan yang mendadak di takedown itu terkait dugaan korupsi proyek tender alat sadap ratusan miliar di Kejaksaan Agung.

Hal itu membuat publik semakin meyakini bahwa ada indikasi “patgulipat” dalam proses tender maupun pengadaan perkakas Intelijen tersebut.

Opini publik pun bertanya siapa gerangan dalang dibalik skenario penurunan berita dugaan korupsi alat intai Kejagung tersebut?.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti, Dr. Abdul Fickar Hadjar meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan menangani perkara dugaan korupsi tersebut.

“Jika KPK tidak segera turun tangan menangani perkara ini, berapa banyak kerugian negara yang akan terjadi,” ucapnya saat menanggapi pemberitaan “proyek sulap-sulap ratusan miliar di Korps Adhyaksa, Rabu (27/11/2024).

“Jadi siapapun termasuk Aparatur Kejaksaan yang terindikasi memainkan proyek ini harus diproses hukum,” tambahnya menegaskan.

Ia menganalogikan kasus dugaan korupsi pengadaan alat sadap di Kejagung seperti semut didepan mata yang tak nampak.

“Ini seperti semut didepan mata yang tak nampak. KPK harus turun tangan mengusut oknum-oknum Kejaksaan yang terlibat,” tandas Fickar.

Untuk diketahui, Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali menjadi sorotan. Korps Adhyaksa itu menjadi buah bibir, namun dalam konteks yang bernada negatif.

Beberapa portal berita yang menulis dan mempublikasikan dugaan korupsi pengadaan alat sadap di Kejaksaan Agung yang mencapai nilai Rp950 miliar, mendadak tak bisa diakses atau di takedown.

Beberapa pemberitaan yang mendadak lenyap dari hadapan khalayak adalah:

https://www.monitorindonesia.com/hukum/read/2024/11/598897/dugaan-proyek-fiktif-pengadaan-alat-intelijen-kejagung-nyaris-1-triliun-siapa-bersembunyi-di-balik-narasi rahasia-negara.

https://www.porosjakarta.com/tekno/065347286/dugaan-korupsi-proyek-fiktif-alat-sadap-rp950-miliar-di-kejagung-publik-desak-transparansi.

https://senator.id/2024/11/24/diduga-ada-korupsi-di-pengadaan-alat-sadap-bernilai-miliaran-di-kejagung/.

Sejauh ini, tak satu orang pun dari internal Kejaksaan Agung yang merespon dan mengklarifikasi terkait pemberitaan tersebut.

Malah, yang terjadi adalah adanya gerakan diam-diam dari para oknum tertentu untuk men-takedown berita yang sudah ditayangkan. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB