Dugaan “Skenario Busuk” Tersangka M. Khayam Mantan Dirjen IKFT

- Jurnalis

Senin, 3 Juli 2023 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tersangka M. Khayam dan Dirdik Pidsus Kejagung, Kuntadi

Foto: Tersangka M. Khayam dan Dirdik Pidsus Kejagung, Kuntadi

BERITA JAKARTA – Sosok eks Dirjen Industri Kimia Farmasi dan Tekstil (IKFT) pada Kementerian Perindustrian (Kemenprin), M. Khayam yang juga tersangka kasus impor garam industri seperti manusia tak tersentuh hukum di negeri ini.

Pasalnya, hingga persidangan ke-9 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin 3 Juli 2023, hanya tersangka M. Khayam seorang diri yang tidak diadili bersama 5 orang terdakwa lainnya.

Padahal, terdakwa Fredy Juwono (FJ), terdakwa Yosi Afrianto (YA), terdakwa Sammy Tan (ST),  terdakwa F Tony Tanduk (FTT) dan terdakwa Yoni (YN) kini sudah menjadi pesakitan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Hal tersebut terjadi, lantaran adanya dugaan “bantuan” oknum Jaksa di Gedung Bundar Kejagung dan disinyalir pihak M. Khayam turut terlibat dalam dugaan “skenario busuk” terhadap lelaki kelahiran Jakarta 1962 itu.

Cerita itu disetel, seolah-olah tersangka, M. Khayam bakal diadili dengan menggunakan rompi khusus tahanan Gedung Bundar Kejagung serta kedua tangan terborgol yang sudah sempat terpublikasi oleh media.

Sebelum “skenario” M. Khayam akan diseret ke Pengadilan Tipikor, terlebih dahulu menginap di Rutan Kejagung Cabang Salemba Jakarta Pusat. Entah mengapa hingga proses persidangan ke-9 bergulir, batang hidung M. Khayam juga tak kunjung muncul di Pengadilan.

Terkuaknya peristiwa memalukan itu terjadi tatkala Kuasa Hukum, Fredy Juwono (FJ), Nuni Rakhmawati meminta agar Majelis Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memboyong tersangka M. Khayam ke Pengadilan.

“Izin yang mulia melalui Majelis Hakim mohon agar mengingatkan Jaksa menghadirkan tersangka Ir. Muhammad Khayam sebagai terdakwa agar peradilan berjalan feer, transparan, berimbang, tidak diskriminatif dan memenuhi rasa keadilan,” pinta Nuni dipersidangan, Senin 19 Juni 2023 lalu. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB