Humor Megawati di Acara HUT PDI-P ke-50, Isyaratkan Keteguhan Seorang Ketua Umum

- Jurnalis

Rabu, 11 Januari 2023 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Samuel F Silaen & Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri

Ket. Foto: Samuel F Silaen & Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri

BERITA JAKARTA – Memaknai pidato Ketua Umum (Ketum) DPP PDI Perjuangan (PDI-P) itu sebagai bentuk warning kepada para pihak- pihak yang mencoba atur-atur posisi politik partai banteng moncong putih di dalam menuju Pemilu serentak 2024 yang akan datang.

Terlepas ada saja pro kontra dengan guyonan disela-sela pidato atau sambutan Megawati Soekarnoputri, dia merasa itu adalah panggung politiknya, untuk mengutarakan berbagai unek-uneknya diluar teks pidato Ketua Umum yang tertulis.

Selama ini, publik menilai Ketum PDI-P banyak diam menyikapi perkembangan situasi politik nasional. Pidato politik Megawati Soekarnoputri itu, menepis anggapan orang bahwa PDI-P itu dapat ditekan oleh tangan-tangan tertentu.

“Tertentu itu yang mencoba masuk ke wilayah prerogatif Ketua Umum hasil Kongres Partai yang sudah diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum dengan tanpa syarat,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen, Rabu (11/1/2023) di Jakarta.

Dikatakan Silaen, Megawati menyampaikan pesan secara sosiologis dan kultural kepada elite politiknya agar tidak ada lagi pihak-pihak yang mencoba menarik PDI-P, masuk dalam pusaran gendang politik rival atau lawannya. PDI-P harus solid dan sehati itu jauh lebih penting dari sekedar besar.

“Bagi yang tidak setuju dengan ucapan Ketua Umum DPP PDI-P itu pastinya akan sewot dan murung, sebab merasa seperti tidak ada ruang atau pintu masuk untuk mengajak Ketua Umum berdiskusi soal Capres dan Cawapres 2024,” jelas mantan fungsionaris DPP KNPI itu.

Hal itu, sambung Silaen, sangat tegas disampaikan ditengah hadirin yang datang dari berbagai pelosok Nusantara tersebut. Dalam kesempatan itu, Megawati juga mewanti-wanti seluruh yang hadir saat perayaan HUT PDI-P yang ke-50 tahun itu.

“Megawati Soekarnoputri tidak mau didorong- dorong untuk segera umumkan siapa Capres dan Cawapres yang didukung oleh PDI-P pada Pemilu serentak 2024. Itu urusan saya,” tegas Megawati Soekarnoputri.

Dugaan Silaen, Megawati Soekarnoputri sudah ada mengantongi nama-nama calon Presiden (Capres), tapi karena masih terlalu dini untuk segera diumumkan, sebab waktu masih cukup untuk melihat situasi dan perkembangan politik yang sangat dinamis sampai menjelang berakhirnya masa pendaftaran untuk Capres dan Cawapres.

“Siapapun calon Presiden yang akan didukung PDI-P nantinya harus menang, bukan sekedar yang penting maju,” pungkas Silaen. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:29 WIB

AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB