Ibu PKK Desa Karangraharja Gelar Pelatihan Orientasi Pendamping Keluarga

- Jurnalis

Jumat, 3 Juni 2022 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaum Ibu Desa Karangraharja Kabupaten Bekasi

Kaum Ibu Desa Karangraharja Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Kaum ibu yang tergabung dalam kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melaksanakan pelatihan Orientasi Tim Pendamping Keluarga.

Acara tersebut berlangsung di Aula Desa Karangraharja yang diikuti, Ketua PPK Desa Karangraharja berserta kader TP PKK dan kader KB, Bidan Desa Karangraharja serta pendamping sekaligus narasumber dari UPTD PPKB wilayah IV, Kecamatan Cikarang Utara.

Kepada Matafakta.com, Ketua PKK Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Hj. Bonih Suhendra AR mengatakan, orentasi TPK ini sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 Tahun 2022, tentang Percepatan Penurunan Stunting yang bertujuan menyediakan Tim Pendamping Keluarga disetiap Gampong atau pembagian wilayah.

“Nanti, misalnya para kader atau pun ibu – ibu Posyandu Seruni Desa Karangraharja dan yang ikut pelatihan ini bertugas untuk mendampingi keluarga dalam usaha pencegahan dalam penanganan stunting diantaranya ibu hamil, ibu – ibu paska persalinan dan baduta atau balita serta calon pengantin,” kata Hj. Bonih, Kamis (2/6/2022) kemarin.

Sebagai istri Kepala Desa Karangraharja sekaligus Ketua PKK Desa Karangraharja, Hj. Bonih Suhendra mengajak warga Desa Karangraharja yang sedang hamil atau pun mempunyai balita untuk periksakan kesehatanya ke Posyandu atau pun Puskesmas terdekat.

“Terutama bagi calon pengantin dan pengantin baru agar sering – sering konsultasi ke ibu kader atau bidan Desa. Bagaimana cara merawat kesehatan kehamilan atau pun bayi agar mencegah bayi gizi buruk atau stanting,” ulasnya.

Tidak hanya itu, Hj. Bonih Suhendra juga menghimbau untuk kader TP PKK dan kader KB Desa Karangraharja agar terus memonitor ibu hamil, ibu menyusui atau pun paska melairkan dan calon pengantin agar warga Desa Karangraharja terhindar dari gizi buruk atau stanting.

“Mari kita data bersama, kita bergerak dan berbuat secara optimal, sehingga ikhtiar kita bersama akan membawa hasil yang maksimal, dalam harapan untuk mencegah stanting di Desa Karangraharja,” pungkasnya. (Usan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:29 WIB

AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB