Kasus Botol Minuman Anak Dewan, Unity School di Bekasi Justru Jadi Korban Bullying

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Wakil Ketua LSM GMBI Kota Bekasi, Delvin Chaniago

Photo: Wakil Ketua LSM GMBI Kota Bekasi, Delvin Chaniago

BERITA BEKASI – Komisi IV DPRD Kota Bekasi diminta bersikap terbuka dan transparan, terkait hasil tuduhan perundungan atau bullying yang terjadi di Unity School Galaxy, Kota Bekasi yang sempat viral.

Hal tersebut dikatakan, Wakil Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago yang menyoroti kasus botol minuman yang berbuntut perizinan sekolah.

“Ya….harus memberikan keterangan ke public. Kan sempat ramai, tentu sangat mempengaruhi nama baik sekolah Unity School itu sendiri,” terang Delvin menanggapi Matafakta.com, Rabu (2/9/2026).

Sebab, kata Delvin, sejak awal Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menyatakan, dugaan perundungan di Unity School tidak terbukti kebenarannya setelah melalui proses klarifikasi serta penelusuran.

“Klarifikasi terhadap semua pihak terkait, termasuk peninjauan terhadap dokumentasi sekolah seperti CCTV yang tidak menunjukan terjadinya perundungan. Botol minuman itu jatuh sendiri dari meja,” ujarnya.

Meski begitu, Komisi IV DPRD Kota Bekasi tetap mengeluarkan surat rekomendasi yang meminta adanya evaluasi terhadap perizinan dan administrasi sekolah yang justru menjadi perhatian publik.

“Apa karena pelapornya istri dari Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Misbahudin yang tidak terima karena botol minuman anaknya jatuh dari meja sebagai sangkaan awal perundungan itu,” sindir Delvin.

Lebih jauh Delvin mengatakan, pemanggilan pihak sekolah Unity School keruang rapat Komisi IV DPRD Kota Bekasi yang menyoal perizinan tentu akan menganggu psikologis para orang tua siswa lainnya.

“Ya, pastinya begitu nantinya akan timbul bahasa-bahasa yang katanya akan ditutup dan sebagainya karena terkait perizinan. Inikan harus segera dijelaskan oleh Komisi IV DPRD Kota Bekasi,” ulas Delvin.

Delvin pun mengaku, sangat menyayangkan sikap Misbahudin selaku Wakil Rakyat yang duduk di DPRD Kota Bekasi yang membiarkan polemik dugaan perundungan yang dilaporkan istrinya menjadi panjang.

“Kan sudah ada keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Condro Whibowo yang sudah menurunkan timnya ke sekolah Unity School Galaxi bahwa tidak ada kasus perundungan disana,” imbuhnya.

Tapi, tambah Delvin yang terjadi Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari kasus botol minuman jatuh berubah menjadi rekomendasi yang meminta adanya evaluasi terhadap perizinan dan administrasi sekolah.

“Nah…sekarang kesannya malah berbalik justru Unity School lah yang jadi korban bullying, karena persoalannya mengantung tanpa kejelasan setelah dipanggil Komisi IV DPRD Kota Bekasi dengan persoalan yang berbeda,” pungkas Delvin. (Roni)

Berita Terkait

Ada Jasa Media, POPDIKSI Desak Audit SDN 2 Sukaraja Sukabumi
Polemik Unity School, Persoalan Botol Minum Jadi ke Perizinan Sekolah
Plt Bupati Bekasi Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Pengamat Minta APH Ungkap Kecurangan SPMB di Kota Bekasi
Tuduhan Jalur Langit di MTSN 1 Pamulang Hanya Tuduhan Liar
4 Oknum Guru SDN 06 Setia Mekar Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Dipolisikan
SMA Al Hikmah Surabaya Kunjungan Akademik ke NUS, NTU dan USIM
Muttaqin Harahap Ajari Calon Jaksa Kuasai Pembuktian Pidana ITE

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:18 WIB

Ada Jasa Media, POPDIKSI Desak Audit SDN 2 Sukaraja Sukabumi

Rabu, 2 September 2026 - 18:46 WIB

Kasus Botol Minuman Anak Dewan, Unity School di Bekasi Justru Jadi Korban Bullying

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Polemik Unity School, Persoalan Botol Minum Jadi ke Perizinan Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:12 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pengamat Minta APH Ungkap Kecurangan SPMB di Kota Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB