4 Oknum Guru SDN 06 Setia Mekar Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Dipolisikan

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Bangunan SDN 06 Setia Mekar Tambun Selatan Kabupaten Bekasi

Photo: Bangunan SDN 06 Setia Mekar Tambun Selatan Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Akhirnya, empat orang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Setia Mekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi dilaporkan ke Polres Metro Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, keempat oknum guru tersebut bersikap kurang arif terhadap siswi bernama Sheva dan orangtuanya yang merasa dipermalukan dan dipersekusi para oknum guru tersebut.

Kepada Matafakta.com, Cuva Siregar selaku Kuasa Hukum, Karya Supriadi mengatakan, akibat dari prilaku para oknum guru tersebut Sheva sudah tidak mau berangkat ke sekolah lagi.

“Ya, hampir satu tahun lah. Sejak terima rapot pada bulan Juli tahun 2025 lalu, Sheva sudah tidak mau lagi berangkat ke sekolah sampai sekarang,” terang Cuva, Rabu (1/7/2026).

Bukan hanya terhadap Sheva, kata Cuva, wali kelas atau gurunya Sheva sendiri juga melontarkan kata-kata kurang enak dihati maupun diperasaan orang tua Sheva.

“Ibunya Sheva kadang suka ngelamun kalau ingat kata-kata itu. Ibunya mengaku kalau ingat kata-kata wali kelas Sheva sakit hati sama sakit perasaan,” ujarnya.

Seorang pendidik atau guru, kata Cuva, harusnya bisa menjalin komunikasi dengan arif baik terhadap siswa-siswi maupun orang tuanya.

“Hndari menyalahkan. Sampaikan evaluasi objektif mengenai perkembangan anak secara transparan dan penuh solusi. Bukan sebaliknya membully atau menghakimi,” tuturnya.

Bahkan, tambah Cuva, saat anak tidak naik kelas, guru harus memberikan nasihat yang empatik namun tegas, mengarahkan anak agar tidak patah semangat.

“Untuk orang tua, guru menekankan pentingnya dukungan emosional tanpa menyalahkan anak serta mengajak kolaborasi untuk mengevaluasi dan memperbaiki, bukan dihakimi,” tandasnya.

Pernyataan Sikap   

  1. Bahwa kami meminta seluruh instansi Pemerintah Daerah, baik instansi berkaitan lainnya, agar memberikan perhatian serius untuk kepentingan kelanjutan sekolah Sheva.
  2. Bahwa Sheva, yang merasa dirundung dan dipermalukan oleh oknum guru di SDN 06 Setia Mekar, adalah penyebab utama Sheva tak mau sekolah yang sudah hampir setahun lamanya, yaitu mulai bulan Juli Tahun 2025.
  3. Bahwa kami juga berharap agar UPTD PPA Kabupaten Bekasi, maksimal melakukan tugas dan tanggung jawabnya, untuk kepentingan kelanjutan pendidikan Sheva.
  4. Bahwa perilaku oknum guru di SDN 06 Setia Mekar, yang patut diduga mempermalukan dan mempersekusi orang tua Sheva, sudah kami adukan ke Polres Metro Bekasi di Cikarang.
  5. Bahwa setelah dibuatkan pengaduan secara resmi, kami meminta agar Polres Metro Bekasi, maksimal menangani pengaduan yang sudah kami buatkan secara resmi.
  6. Bahwa oknum guru yang sudah kami adukan ke Polres Metro Bekasi jumlahnya empat orang, salah satunya wali kelas Sheva. Tidak menutup kemungkinan bertambah setelah proses hukum.

Berita Terkait

Ada Jasa Media, POPDIKSI Desak Audit SDN 2 Sukaraja Sukabumi
Kasus Botol Minuman Anak Dewan, Unity School di Bekasi Justru Jadi Korban Bullying
Polemik Unity School, Persoalan Botol Minum Jadi ke Perizinan Sekolah
Plt Bupati Bekasi Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Pengamat Minta APH Ungkap Kecurangan SPMB di Kota Bekasi
Tuduhan Jalur Langit di MTSN 1 Pamulang Hanya Tuduhan Liar
SMA Al Hikmah Surabaya Kunjungan Akademik ke NUS, NTU dan USIM
Muttaqin Harahap Ajari Calon Jaksa Kuasai Pembuktian Pidana ITE

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:18 WIB

Ada Jasa Media, POPDIKSI Desak Audit SDN 2 Sukaraja Sukabumi

Rabu, 2 September 2026 - 18:46 WIB

Kasus Botol Minuman Anak Dewan, Unity School di Bekasi Justru Jadi Korban Bullying

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Polemik Unity School, Persoalan Botol Minum Jadi ke Perizinan Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:12 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pengamat Minta APH Ungkap Kecurangan SPMB di Kota Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB