Fasilitas Mewah Kendaraan Tahanan Koruptor Milik Kejagung

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Petugas Tengah Mengawal Terduga Tahanan Koruptor Kejagung

Photo: Petugas Tengah Mengawal Terduga Tahanan Koruptor Kejagung

BERITA JAKARTA – Perlakuan istimewa para tersangka perkara korupsi yang ditangani Penyidik Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung), terungkap.

Pasalnya, dalam pengamatan media sejak Jumat 24 April 2026 sore hingga malam, terlihat ada dua tersangka yang kemungkinan sedang menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Bundar Kejagung Jakarta.

Kendati demikian, belum diketahui secara pasti identitasi kedua tersangka tersebut dan perkara korupsi apa yang sedang ditangani.

Hanya saja sejak pukul 15.00 WIB saat tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, petugas pengawal tahanan korupsi sudah mempersiapkan kendaraan tahanan berwarna hijau diarea parkir Mushola Pidsus Kejagung.

Namun saat media melongok isi jeroan fasilitas kendaraan tahanan Kejagung ala rantis milik Lembaga Penegak Hukum lainnya, ada kemungkinan sangat nyaman.

Sebab di dalam kendaraan itu sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti pendingin ruangan untuk tahanan korupsi, televisi dan kamera pengawas yang letaknya tidak jauh dari televisi.

Sebaliknya apabila dibandingkan dengan kendaraan tahanan pidana umum yang saban hari hilir mudik ke Pengadilan Negeri (PN) sangat jauh dan tidak sebanding.

Para bromocorah itu, musti berdesakan untuk berbagi ruang gerak tubuh dengan tahanan lainnya. Terkadang ada pula tahanan yang rela berdiri lantaran dimensi kendaraan tidak sebanding jumlah tahanan yang diangkut dari lapas atau rutan ke pengadilan negeri untuk menjalani proses hukum.

Mirisnya di dalam kendaraan tahanan pidana umun, tidak disediakan pendingin udara, televisi maupun kamera pengawas seperti mobil tahanan korupsi.

Sehingga untuk mengalirkan sirkulasi udara di dalam mobil tahanan, para tahanan hanya mengandalkan angin yang berasal dari kaca jendela kendaraan yang memang sengaja dibiarkan terbuka. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB