BERITA JAKARTA – Polda Metro Jaya telah menyita enam bom molotov yang diduga hendak digunakan saat kerusuhan. Selain molotov, polisi juga menyita ponsel milik para tersangka yang digunakan untuk melakukan penghasutan hingga masker gas respirator.
Jajaran Polda Metro Jaya berhasil menangkap tiga pria berinisial BDM, TSF dan YM yang diduga telah melakukan penghasutan untuk kerusuhan di Jakarta. Mereka diduga menghasut massa melalui media sosial untuk melakukan aksi kerusuhan.
Para penghasut ini telah melakukan berbagai aksi terror dan pengancaman melalui media sosial yang telah merencanakan aksi kerusuhan di wilayah DKI Jakarta serta pembuatan bom molotov.
Kasus ini terungkap berdasarkan patroli Direktorat Siber Polda Metro Jaya dan ditindaklanjuti Satgas Penegakan Hukum.
Para tersangka diduga merencanakan dan mengajak untuk melakukan kerusuhan pada aksi unjuk rasa yang akan digelar di Jakarta pada bulan ini
Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi menyatakan, mendukung penuh langkah tegas Polda Metro Jaya yang telah berhasil menangkap para penghasut dan perusuh.
“Rakyat bersama Polri mengecam keras tindakan para penghasut yang akan menciptakan kerusuhan dan berbagai aksi anarkis,” tegas Azmi, Rabu (10/12/2025).
“Mereka yang telah melakukan berbagai ancaman serta menyebarkan teror melalui medsos yang sangat meresahkan warga DKI Jakarta,” sambungnya.
Untuk itu, LAKSI memberikan apresiasi penuh atas kinerja Kapolda Metro Jaya yang saat ini dipimpin Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Sik, Msi yang telah berhasil melindungi warga dari ancaman teror kerusuhan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Azmi menegaskan bahwa kebebasan berdemonstrasi harus dijalankan secara damai dan tidak boleh di lakukan dengan anarkis dan kekerasan apalagi sampai merusak fasilitas umum.
“Demonstrasi merupakan hak rakyat yang dijamin konstitusi, tapi apabila ada oknum yang memprovokasi untuk melakukan kerusuhan dan mengganggu keamanan masyarakat, itu sudah tindak kriminal. Polri wajib bertindak tegas dan menangkap para perusuh,” tegasnya.
Saat ini, tambah Azmi, pihaknya menilai dukungan publik terhadap jajaran Polda Metro Jaya sangat besar, sehingga elemen masyarakat selalu siap bersinergi dengan Aparat Kepolisian untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah DKI Jakarta.
“Kami dari elemen masyarakat mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya yang selalu sigap dalam melindungi masyarakat dalam menjaga keamanan Ibu Kota Jakarta,” pungkasnya. (Sofyan)






