BERITA JAKARTA – Laksana roket, baru lima bulan pasca dilantik sebagai Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan pada 24 Juli 2025, Jaksa Dandeni Herdiana kembali meraih promosi jabatan sebagai Koordinator pada Direktorat Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.
Nama mantan Kajari Jakarta Utara itu tertera dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: 1043 Tahun 2025 tanggal 18 November 2025 Tentang: Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Selain Dandeni ada sebelas nama Jaksa yang juga turut ketiban durian runtuh jabatan struktural Eselon II diantaranya:
- Dr. Hari Wibowo SH, MH, sebagai Direktur A pada JAM Pidum Kejagung, sebelumnya menjabat sebagai Wakajati Jatim.
- Saiful Bahri Siregar SH, MH, dipercaya jadi Wakajati Jatim, sebelumnya jabat Wakajati Sulawesi Tenggara.
- Dr. Dwi Agus Arfianto, SH, MH, dipromosi jabat Wakajati Sulewasi Tenggara, sebelumnya sebagai Koordinator pada JAM Pidsus.
- I Putu Gede Astawa, SH, MH, sebagai Direktur III pada JAM Intelijen Kejagung, jabatan lama Wakajati Bali.
- Dr. Sunarwan SH, M.Hum dari Wakajati Papua menjadi Wakajati Bali.
- Hendrizal Husin, SH, MH, menjadi Inspektur II pada JAM Was Kejagung, jabatan lama Kajati Papua.
- Dr. Jefferdian SH, MH, menjadi Wakajati Papua, sebelumnya menjabat Direktur Pertimbangan Hukum pada JAM Datun Kejagung.
- Irene Putrie, SH, M.Hum.,menjadi Direktur Pertimbangan Hukum pada JAM Datun Kejagung, sebelumnya Wakajati Kepulauan Riau.
- Dr. Diah Yuliastuti, SH, MH, dipromosi sebagai Wakajati Kepulauan Riau, jabatan lama Koordinator pada JAM Datun Kejagung.
- Ardiansyah, SH, MH, dari Inspektur Muda Keuangan I Pada Inspektorat Keuangan II JAM Was, menjadi Koordinator pada JAM Intelijen Kejagung.
- Haryoko Ari Prabowo, SH, MHum, jadi Koordinator pada JAM Pidsus Kejagung, jabatan lama Aspidsus Kejati DK Jakarta. (Sofyan)






