BERITA JAKARTA – Pengangkatan Irjen Pol Endi Sutendi menjadi Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang baru menggantikan Irjen Pol Agus Nugroho, ternyata mendapatkan banyak respon positif di media dan dikalangan masyarakat.
Pasalnya, penunjukan tersebut berdasarkan prestasi dan sudah sesuai dengan harapan masyarakat, sehingga perlu diapresiasi.
Irjen Pol Endi Sutendi sebelumnya dikenal sebagai sosok polisi yang memiliki integritas tinggi dan rekam jejak yang cemerlang dalam kepemimpinan diberbagai satuan Kepolisian.
Irjen Pol Endi Sutendi diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan di dalam internal Kepolisian serta dapat melanjutkan program dan kebijakan Kapolda sebelumnya, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Sulteng.
Serah Terima Jabatan (Sertijab) berlangsung pada Rabu 29 Oktober 2025, menandai pergantian posisi Kapolda baru. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolri dan dihadiri sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri.
Pelantikan Irjen Pol Endi Sutendi merupakan tindak lanjut dari rotasi jabatan yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.
Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran ditubuh Polri untuk memperkuat kinerja organisasi. Pergantian pucuk pimpinan di Polda Sulteng ini diharapkan dapat membawa semangat baru bagi jajaran Kepolisian.
Kehadiran Kapolda baru diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Tengah.
Dalam siaran persnya, Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi mengatakan, bahwa penunjukan Irjen Pol Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulteng yang baru sudah tepat, ditengah dinamika masyarakat yang semakin komplek.
“Kami meminta semua pihak di Sulteng agar mendukung penuh pelaksanaan tugas Irjen Pol Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulteng yang baru agar situasi Kamtibmas di wilayah timur Indonesia itu semakin aman dan kondusif,” terang Azmi, Jumat (31/10/2025).
Selain itu juga publik berharap Polri semakin dipercaya rakyat dengan terus konsisten dalam menegakkan hukum secara adil, humanis serta berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengangkatan tersebut, semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin jajaran Polda Sulteng untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan dilantiknya Kapolda Sulteng yang baru, Azmi berharap Polri dapat memastikan Penegakan Hukum berjalan dengan prinsip transparansi dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dalam jenjang karier di Kepolisian, Irjen Endi Sutendi telah menapaki berbagai posisi strategis dan memiliki rekam jejak yang cemerlang. Beliau merupakan sosok polisi yang memiliki intregitas tinggi dan memiliki karakter yang kuat dalam mengasah kepemimpinannya selama ini,” tutur Azmi.
Penunjukan ini menandai babak baru dalam perjalanan karier panjang perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1990 tersebut.
Pengangkatan Irjen Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulteng merupakan bukti bahwa selama ini kinerja dan loyalitasnya, mendapat apresiasi dan kepercayaan besar dari pimpinan Polri untuk mengemban tugas sebagai Kapolda Sulawesi Tengah pada 2025.
“Jabatan ini menjadi langkah penting dalam kiprahnya sebagai perwira tinggi bintang dua yang memiliki pengalaman lengkap di bidang operasional, reserse dan manajemen Kepolisian,” imbuhnya.
LAKSI yakin bahwa dibawah kepemimpinan Irjen. Pol. Endi Sutendi sebagai Polda Sulteng akan semakin meningkatkan transparansi, keadilan, profesional dan semakin dekat dengan rakyat.
“Kami meyakini bahwa kepemimpinan beliau akan membawa perubahan mindset dan mental di Kepolisian dan juga dapat membawa semangat baru dalam memperbaiki pelayanan Kepolisian dan menjaga kondusifitas di daerah,” ulasnya.
“Publik sangat berharap Kapolda baru dapat melakukan sinergi antara aparat Kepolisian, Pemerintah Daerah dan masyarakat agar dapat menjadi kunci penting dalam mewujudkan keamanan serta stabilitas sosial politik di wilayah Sulteng,” pungkas Azmi menambahkan. (Sofyan)






